Jika Terjadi Angin Puting Beliung, Ini Yang Harus Kita Lakukan !

Ilustrasi: Ivoox Indonesia

IVOOX.id, Jakarta – Beberapa daerah di Indonesia rawan terjadi angina puting beliung, Jika hal itu terjadi, tetap tenang dan ini yang harus kita lakukan !

semua tempat di Indonesia rawan terhadap angin ini. Namun yang paling sering terjadi di wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi dan Sumatera. Pulau Jawa juga menjadi salah satu wilayah yang sering dihantam angin ini.

Angin puting beliung adalah angin kencang atau bisa juga disebut badai besar yang sangat kuat dengan pusaran angin dengan kecepatan 120 km/jam atau lebih. Angin puting beliung bergerak mengaduk laut di bawahnya dan menyebabkan gelombang besar yang sangat kuat.

Jika terlihat gumpalan awan gelap, besar dan tinggi.Petir dan guruh terlihat dari kejauhan.Terdengar suara gemuruh dari kejauhan, ini merupakan tanda-tanda akan terjadinya angina puting beliung.

BACA JUGA: Ada Gempa Bumi ! Jangan Panik, Ini Yang Harus Dilakukan !

Ketika angin puting beliung terbentuk, uap air terangkat dari lautan dan membentuk dinding awan yang tebal. Angin kencang yang berputar di sekitar daerah yang tenang, bersih dari awan, dan bertekanan rendah, disebut mata angin puting beliung.

Ketika angin puting beliung terjadi jangan panik, ambil langkah-langkah berikut :

  1. Bawa masuk barang-barang ke dalam rumah, agar tidak terbawa angin.
  2. Tutup jendela dan pintu lalu kunci.
  3. Matikan semua aliran listrik dan peralatan elektronik
  4. Jika terasa petir akan menyambar, segeramembungkuk, duduk dan peluk lutut ke dada.
  5. Jangan tiarap di atas tanah.Hindari bangunan yang tinggi, tiang listrik, papanreklame, dan sebagainya.
  6. Segera masuk ke dalam rumah atau bangunan yang kokoh.

Setelah kondisinya mereda Pastikan tidak ada anggota keluarga yang cedera. Bila jatuh korban, segera berikan pertolongan darurat. Laporkan segera kepada yang berwenang jika ada kerusakan yang berhubungan dengan listrik, gas, dan kerusakan lainnya.Jika dalam perjalanan, teruskan kembali dengan berhati-hati.

Angin Puting Beliung biasa terjadi di Indonesia. Puting beliung terutama terjadi saat ada hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan juga angin kencang yang singkat.

BACA JUGA: Jika Terjadi Letusan Gunung Berapi, Ini Panduan Mitigasinya !

Angin puting beliung ini tidak hanya terjadi di masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan saja, tapi juga dari musim hujan ke musim kemarau.

Sebelum angin puting beliung melanda, ternyata ada beberapa tanda yang menunjukkan akan ada angin puting beliung yang bertiup.

Satu hari sebelum terjadinya puting beliung, udara akan terasa panas dan gerah pada malam hingga pagi hari.
Udara panas dan gerah ini disebabkan oleh adanya radiasi matahari yang cukup kuat.

Pada pagi hari sekitar pukul 10.00, akan terlihat awan putih yang berlapis-lapis yang disebut awan Cumulus.

Nah, di antara awan putih ini ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu dan menjulang tinggi.