Ubed Melangkah ke Babak Semifinal French Open 2026 | IVoox Indonesia

Ubed Melangkah ke Babak Semifinal French Open 2026

Tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah
Tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah dalam perempat final French Open 2026 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (23/10/2026). (ANTARA/HO-PBSI)

IVOOX.id – Tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah atau kerap sapa Ubed tak menyangka bisa melangkah ke babak semifinal French Open 2026.

Ubed memastikan tiket ke semifinal setelah bermain impresif menghadapi tunggal Chinese Taipei Chi Yu Jen dua gim langsung 21-15 dan 21-13 dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di Grand Paris Arena, Paris, Jumat, 23 Oktober 2026.

"Semifinal pertama di level Super 750 menjadi bagian lain pencapaian saya tahun ini, tidak menyangka tapi saya selalu belajar dari semua pertandingan yang saya jalani, evaluasi setiap menang dan kalah, mengambil apa yang bagus dari setiap kesempatan, bersyukur bisa sampai di sini," kata Ubed dalam keterangan PBSI, dikutip dari Antara.

Ubed mengakui bahwa di pertandingan kal ini bermain dengan skema yang mampu berjalan dengan baik terutama bisa memegang tempo.

"Pikirannya lebih dikuatkan lagi untuk bisa main sesuai rencana. Tadi saya ada luka sedikit saat pertengahan gim pertama, setelah diberi pertolongan, nampaknya lawan konsentrasinya hilang jadi saya banyak dapat poin setelah itu," imbuh Ubed mengenai evaluasinya dalam pertandingan.

Di babak semifinal, Ubed akan bersua tunggal tuan rumah Perancis Alex Lanier yang sebelumnya mampu mengandaskan langkah rekan senegaranya Junior Popov lewat drama tiga gim.

"Tidak usah memikirkan menang atau kalah. Kasih yang terbaik saja," kata Ubed mengenai persiapan menghadapi laga semifinal pertamanya dalam turnamen BWF Super 750 tersebut.

Sementara, langkah tunggal putra Indonesia Alwi Farhan terhenti di French Open 2026.

Dalam pertandingan babak perempat final French Open 2026 yang berlangsung di Grand Paris Arena, Paris, Jumat, 23 Oktober 2026, Alwi dihajar oleh tunggal China Hu Zhe An dua gim langsung 19-21 dan 12-21.

"Semua terjadi begitu cepat, saya juga belum bisa mengatakan apa yang menyebabkan kehilangan momentum tadi. Setelah ini akan diskusi dengan pelatih untuk evaluasi," kata Alwi dalam keterangan PBSI, dikutip dari Antara.

Juara Indonesia Masters 2026 tersebut menyayangkan kegagalannya bisa menjaga keunggulan di gim pertama.

Menurut Alwi, kesalahannya tersebut juga menjadi momentum yang membuat jalannya pertandingan hingga akhir langsung berubah.

"Sepanjang sisa laga saya merasa tertekan dan untuk mencari titik baliknya sangat sulit. Saya sudah berusaha tapi kondisi badan juga ternyata tidak sebaik minggu lalu," ujar Alwi.

Secara permainan, Alwi mengakui bahwa Hu Zhe An jauh berkembang dalam pertandingan ini.

"Hu Zhe An lebih percaya diri bermain di level atas dan lebih improve dari permainannya," kata Alwi.

Nasib serupa juga dialami ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang terhenti di babak perempat final French Open 2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Grand Paris Arena, Paris, Jumat, 23 Oktober 2026, Amri/Nita mengakui ketangguhan ganda China Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping lewat drama rubber gim 21-13, 13-21, 13-21.

"Ini hasil yang bisa didapat di French Open, kami terima. Belajar lagi, kekurangan kami diperbaiki. Reset dulu lalu fokus lagi ke Hylo Open minggu depan, semoga dapat hasil lebih baik," kata Amri dalam keterangan PBSI, dikutip dari Antara.

Amri menilai bahwa di pertandingan kali ini banyak skema permainannya yang terbaca oleh lawan.

Terlebih, ia merasa bahwa terdapat kondisi angin yang cukup menyulitkannya.

"Pengembalian kami tidak boleh terlalu polos dan harus ada inisiatif menurunkan bola tapi mereka juga sedang sangat baik penempatan bolanya jadi sangat menyulitkan," kata Amri mengenai evaluasinya.

Secara terpisah, Nita menilai bahwa ganda unggulan pertama di turnamen kali ini memang bermain dengan skema yang berbeda dari pertemuan terakhir mereka sebelumnya.

"Huang Dong Ping hari ini bermain dengan lebih banyak variasi dibanding dua pertemuan sebelumnya. Penempatan bola di depannya sangat baik," kata Nita, dikutip dari Antara.

0 comments

    Leave a Reply