Trump Bilang Mau Teken Perpres Untuk Larang Biden Maju Pada Pilpres...Emang Bisa? | IVoox Indonesia

15 Maret 2026

Trump Bilang Mau Teken Perpres Untuk Larang Biden Maju Pada Pilpres...Emang Bisa?

trump biden

IVOOX.id, Washington DC - Presiden Donald Trump yang terus kalah dalam jajak pendapat kembali mengisyaratkan bahwa calon presiden dari Partai Demokrat yang "mengantuk", Joe Biden secara mental tidak fit untuk memimpin AS, sementara penilaian medis mantan wakil presiden tersebut menggambarkannya sebagai individu yang "sehat" dan "kuat".

Berbicara pada rapat umum kampanye di Fayetteville, North Carolina, pada Sabtu malam, Presiden Donald Trump mengatakan kepada para pemilih bahwa ia mungkin akan menandatangani perintah eksekutif untuk mencegah calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mencalonkan diri sebagai lawan POTUS dalam pemilihan 3 November mendatang.

“Kita bisa bercanda, kita bisa bermain game, kita bisa bersenang-senang. Anda tidak dapat menjadikan orang ini sebagai presiden Anda. Mungkin saya akan menandatangani perintah eksekutif [yang] Anda tidak dapat menjadikannya sebagai presiden Anda, "kata Trump, merujuk pada Biden.

Dalam rapat umum tersebut, POTUS juga menyebut mantan wakil presiden AS itu sebagai "kandidat terbodoh dari semua kandidat" dan "kandidat terburuk dalam sejarah politik presidensial.

Selain itu, Trump kembali menuding bahwa Biden diduga menggunakan narkoba untuk meningkatkan kinerja mentalnya sebelum menyampaikan pidato kampanye.

“Saya mendapat perdebatan tentang orang ini. Kau tak pernah tahu. Mereka memberinya pukulan besar di ** […] dan selama dua jam, dia lebih baik dari sebelumnya. Masalahnya, apa yang terjadi setelah itu? ”, Kata Presiden AS, mengulangi pernyataannya bahwa dia dan Biden harus menjalani tes narkoba sebelum mengambil bagian dalam debat presiden yang akan datang.

Trump telah berulang kali mempertanyakan kesehatan mental calon presiden dari Partai Demokrat, menjulukinya "Joe yang mengantuk" di tengah laporan media tentang beberapa ketidakkonsistenan dalam pidato publik mantan wakil presiden, serta sesekali menyelinap di lidah.

Ini mendorong Biden untuk merilis penilaian medisnya, yang menggambarkan pria berusia 77 tahun itu sebagai individu yang "sehat" dan "kuat". Dalam perkembangan terbaru, Biden berjanji dalam sebuah wawancara dengan CNN untuk menjadi "benar-benar transparan" saat dia mencaci Trump karena membuat pernyataan yang meremehkan tentang ketajaman mental calon presiden dari Partai Demokrat.(sputniknews.com)

0 comments

    Leave a Reply