Survei Poltracking: Kepercayaan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Capai 63,2 Persen, Tingkat Kepuasan Menurun

IVOOX.id – Lembaga survei Poltracking Indonesia mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih berada pada level cukup tinggi. Berdasarkan survei terbaru, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 63,2 persen.
Peneliti Senior Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengatakan angka tersebut menunjukkan masih adanya modal kepercayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk memperbaiki kinerja dan memenuhi ekspektasi publik.
“Tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 63,2 persen,” kata Masduri dalam pemaparan survei bertajuk Membaca Tren Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo Gibran yang disiarkan melalui akun YouTube Poltracking TV, Selasa (1/9/2026).
Survei tersebut dilakukan pada 14-20 Agustus 2026. Tingginya kepercayaan publik terhadap pemerintahan juga berjalan seiring dengan tingginya tingkat pengenalan masyarakat terhadap sejumlah program prioritas pemerintah.
Salah satu program yang cukup dikenal masyarakat adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan hasil survei, sebanyak 93,9 persen responden mengetahui program tersebut.
“Popularitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni 93,9. Sedangkan terkait program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebanyak 76,9 persen publik sudah tahu tentang program tersebut,” ujar Masduri.
Sementara itu, program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diketahui oleh 76,9 persen masyarakat yang menjadi responden. Tingginya popularitas kedua program tersebut menunjukkan bahwa agenda prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran telah cukup dikenal publik.
Selain menilai pemerintahan dan program pemerintah, Poltracking juga mengukur persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan keuangan rumah tangga. Hasilnya, mayoritas responden memberikan penilaian positif.
Sebanyak 57,1 persen publik menilai kondisi ekonomi dan keuangan rumah tangga saat ini berada dalam kondisi baik.
“Terkait kondisi ekonomi keuangan rumah tangga saat ini, 57,1 persen publik mengatakan baik,” tutur Masduri.
Namun, di tengah masih tingginya tingkat kepercayaan, terdapat indikator yang menunjukkan adanya penurunan persepsi positif terhadap kinerja pemerintahan.
Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat sebesar 55,1 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan hasil survei pada Juli 2026 yang mencapai 58,4 persen.
Dengan demikian, terdapat penurunan tingkat kepuasan publik sebesar 3,3 poin persentase dalam satu periode survei. Kondisi ini menjadi catatan bagi pemerintah untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kinerja pada berbagai sektor.
Poltracking Indonesia melakukan survei terhadap 1.220 responden dengan metode multistage random sampling. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil survei memperlihatkan bahwa meski kepercayaan publik terhadap pemerintahan masih berada di atas 60 persen, penurunan tingkat kepuasan menjadi sinyal bahwa pemerintah perlu memastikan kebijakan dan program yang dijalankan tidak hanya dikenal masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata.
Tingginya popularitas program pemerintah dapat menjadi modal awal. Namun, keberlanjutan dukungan publik akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menerjemahkan program tersebut ke dalam hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


0 comments