Piala Dunia 2026: Kolombia Tembus Babak 32 Setelah Menang Lawan RD Kongo 1-0 | IVoox Indonesia

June 25, 2026

Piala Dunia 2026: Kolombia Tembus Babak 32 Setelah Menang Lawan RD Kongo 1-0

suporter timnas Kolombia
Para suporter timnas Kolombia mendominasi area sekitar Stadion Akron menjelang pertandingan lanjutan Grup K Piala Dunia 2026 melawan RD Kongo di Guadalajara, Meksiko, Selasa (23/6) waktu setempat. (X/FCFSeleccionCol)

IVOOX.id – Timnas Kolombia memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan timnas Republik Demokratik (RD) Kongo 1-0 pada laga kedua Grup K di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko, Rabu, 24 Juni 2026.

Mengutip Antara, Kolombia menjadi tim ketujuh yang lolos ke babak gugur setelah Meksiko, Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Prancis, dan Norwegia, dengan ketujuh tim ini melaju ke babak selanjutnya karena meraih dua kemenangan dalam dua laga.

Tim berjuluk Los Cafeteros itu dikejutkan oleh serangan pertama RD Kongo yang datang ketika laga belum berjalan satu menit. Saat itu, Edo Kayembe mendapatkan ruang di lini tengah dan kemudian melakukan tendangan keras dengan kaki kiri yang masih melenceng.

Setelah itu, Kolombia mengambil alih jalannya laga dimana mereka mampu melakukan 14 tembakan yang tak ada yang berbuah gol.

Pemenang Liga Konferensi Eropa bersama Crystal Palace, Daniel Munoz, mendapatkan peluang emas pada menit keempat, namun sepakannya dari jarak dekat masih gagal merobek gawang RD Kongo.

Begitu juga dengan pada menit keenam. Munoz berlari ke kotak penalti untuk menyambut umpan rekannya. Kali ini, tandukan bolanya berhasil masuk ke gawang setelah sempat ditepis oleh kiper Lionel Mpasi. Sayangnya, gol tak dihitung karena dirinya lebih dulu terjebak offside.

Pada menit ke-10, giliran sang kapten James Rodriguez. Pemain yang memainkan Piala Dunia ketiganya melakukan tendangan kaki kiri keras dari luar kotak penalti yang tepat sasaran. Kali ini, sanggup dipatahkan oleh Mpasi.

Enam menit kemudian, peluang emas didapatkan Luis Diaz melalui aksi cut inside-nya, yang diakhiri tendangan keras. Lagi dan lagi, Mpasi masih sigap mematahkan tendangan pemain Bayern Muenchen tersebut.

Pada menit ke-50, kembali Diaz gagal menaklukkan Mpasi. Lewat sepakan jarak dekatnya menggunakan kaki kiri, kiper Le Havre menggagalkan peluang besar Kolombia untuk memimpin.

Setelah masih nihil gol, pelatih Kolombia Nestor Lorenzo melakukan perubahan pada menit ke-58 untuk memasukkan Jaun Fernando Quintero dan Jho Cordoba.

Pergantian ini berbuah manis. Quintero yang masuk sebagai pemain pengganti, memberikan assist untuk gol Munoz pada menit ke-76. Tendangan kaki kiri Munoz sebenarnya tak kencang, namun arahnya ke tiang dekat salah diantisipasi oleh Mpasi yang bergerak ke arah yang salah.

Ini adalah gol kedua Munoz di Piala Dunia 2026 yang merupakan Piala Dunia pertamanya, sekaligus menjadi gol kelimanya untuk Kolombia dalam 48 penampilan sejak debutnya pada Juni 2021.

Empat menit setelah itu, akhirnya Diaz berhasil menjebol gawang Mpasi. Namun, sayangnya gol ini tidak sah setelah dia terjebak offside terlebih dahulu.

Di sisa waktu, RD Kongo yang berjuluk Les Leopards itu berupaya mencari gol penyama kedudukan. Mereka beberapa kali mengancam, salah satunya lewat tendangan jarak jauh Nathanael Mbuku pada menit ke-90+1 yang masih diselamatkan oleh kiper Kolombia Camilo Vargas.

Hingga berakhirnya waktu, RD Kongo tetap gagal mencetak gol. Kolombia pun keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.

Pada laga terakhir, Kolombia hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup ketika bertemu Portugal di Stadion Miami pada Minggu, 28 Juni 2026, pukul 06.30 WIB. Pada waktu yang sama, dua tim yang masih memiliki peluang lolos, RD Kongo dan Uzbekistan, akan berhadapan di Stadion Atlanta.

Pada laga tersebut, massa suporter tim nasional Kolombia mendominasi area sekitar Stadion Akron. Mengutip Antara, lautan kuning atau warna jersei utama timnas Kolombia terlihat di berbagai sudut area luar ring 1 stadion yang dalam Piala Dunia 2026 ini bernama Estadio Guadalajara.

Bahkan, lautan warna kuning ini sudah terlihat sejak tiga jam sebelum pertandingan dimulai pada pukul 20.00 waktu setempat.

Hujan yang sempat mengguyur Guadalajara pun tak menyurutkan para pendukung La Tricolor, sebutan timnas Kolombia, untuk datang lebih awal ke stadion.

Sembari di bawah rintik air, mereka bernyanyi lagu-lagu untuk kesebelasan negara mereka. Tak semua kuning, ada sedikit warna biru muda atau warna jersei dari timnas RD Kongo yang ikut ambil bagian dalam euforia para pendukung timnas rivalnya, Kolombia.

0 comments

    Leave a Reply