Operasional SPPG Sejumlah Daerah Terkendala Kelangkaan Pasokan Elpiji 12 Kg | IVoox Indonesia

May 14, 2026

Operasional SPPG Sejumlah Daerah Terkendala Kelangkaan Pasokan Elpiji 12 Kg

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang. IVOOX.ID/doc DGN

IVOOX.id – Kelangkaan gas elpiji 12 kilogram mengganggu operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Pertamina setelah menerima laporan terkait terganggunya distribusi elpiji di sejumlah daerah.

“Alhamdulillah, setelah saya lapor ke Grup BOC-BOD Pertamina Holding, Pak Dirut SHD langsung turun tangan. SPPG yang kehabisan gas untuk segera membeli ke pangkalan,” kata Nanik dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurut Nanik, respons cepat Pertamina menjadi langkah penting agar operasional dapur MBG tetap berjalan normal dan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat tidak terganggu. Ia menilai kolaborasi antarinstansi menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan program pemerintah tersebut.

“Kami berterima kasih karena responsnya sangat cepat. Yang terpenting sekarang kebutuhan operasional dapur SPPG bisa segera terpenuhi sehingga pelayanan MBG kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

Menindaklanjuti koordinasi tersebut, Direktur Utama Sub Holding Downstream (SHD) PT Pertamina (Persero), Mars Ega Legowo Putra, memastikan distribusi elpiji untuk wilayah terdampak langsung diprioritaskan.

“Hari ini kami prioritaskan ke SPPG. Tadi sudah kontak PIC di NTT, 220 tabung hari ini dikirim ke wilayah Kefamenanu dan Belu, serta 200 tabung untuk SPPG di Kota Kupang dan kabupaten,” ujar Ega.

Ia menambahkan, distribusi juga tengah diupayakan untuk daerah lain seperti Sumba dan Manggarai agar seluruh layanan MBG dapat kembali beroperasi normal. Pertamina, lanjutnya, akan terus memantau dan menjaga ketersediaan pasokan elpiji di wilayah terdampak.

“Kami akan terus mengupayakan ketersediaan gas agar MBG tetap berjalan normal,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah SPPG di wilayah NTT dan NTB dilaporkan sempat menghentikan sementara aktivitas dapur akibat sulit memperoleh elpiji 12 kilogram. Kondisi itu berdampak pada layanan penyediaan makanan dalam Program MBG di beberapa daerah.

0 comments

    Leave a Reply