Operasi Zebra 2025, Kakorlantas Tegaskan Fokus Tingkatkan Keselamatan Pejalan Kaki | IVoox Indonesia

January 11, 2026

Operasi Zebra 2025, Kakorlantas Tegaskan Fokus Tingkatkan Keselamatan Pejalan Kaki

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho (kedua dari kiri), Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo (tengah), dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Narutomo (kanan) berbicara dalam Rakernis Ditregident Korlantas Polri di Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/11/2025). (ANTARA/HO-Korlantas Polri)

IVOOX.id – Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, pelaksanaan Operasi Zebra 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 17–30 November 2025 akan memfokuskan pada peningkatan keselamatan seluruh pengguna jalan, khususnya pejalan kaki.

Menurut Agus perlindungan terhadap pejalan kaki yang merupakan kelompok paling rentan ini menjadi bagian penting dari strategi nasional keselamatan lalu lintas.

Ia menilai bahwa keselamatan pejalan kaki harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan lalu lintas. Menurutnya, posisi mereka yang rentan saat beraktivitas di ruang jalan harus mendapat perhatian khusus agar menjamin keselamatan.

“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” ujar Agus Suryonugroho, dikutip Minggu (16/11/2025).

Agus mengatakan, kebijakan yang ditekankan dalam Operasi Zebra kali ini sejalan dengan prinsip Vision Zero, yang menolak segala bentuk toleransi terhadap korban jiwa di jalan raya.

Selain itu, pendekatan Hierarchy of Road Users, yang menempatkan pejalan kaki sebagai pihak dengan prioritas keselamatan tertinggi menjadi pijakan Korlantas dalam memperkuat sistem keselamatan berbasis manusia.

Agus menegaskan bahwa perlindungan pejalan kaki bukan hanya agenda penegakan hukum, tetapi bagian dari kehadiran negara dalam memastikan hak keselamatan warganya di ruang jalan.

“Korlantas Polri berkomitmen menghadirkan ruang jalan yang aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh pengguna jalan,” katanya.

Ia meminta seluruh jajaran lalu lintas di Polda dan Polres untuk menjadikan keselamatan pejalan kaki sebagai bagian dari indikator kinerja.

Agus menambahkan, keberhasilan tidak lagi diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi dari meningkatnya disiplin pengguna jalan serta menurunnya risiko kecelakaan, terutama yang melibatkan pejalan kaki.

0 comments

    Leave a Reply