MINE Bukukan Pendapatan Rp676,19 Miliar pada Kuartal I 2026, Tumbuh 18,1 Persen

IVOOX.id – PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) atau STM mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026 dengan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp676,19 miliar. Angka tersebut meningkat 18,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan keberlanjutan pertumbuhan bisnis perusahaan di tengah dinamika industri pertambangan nasional.
Kenaikan pendapatan tersebut terutama ditopang oleh lini usaha jasa penambangan yang masih menjadi kontributor utama bagi pendapatan Perseroan. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, segmen ini menghasilkan pendapatan sebesar Rp608,13 miliar atau tumbuh 9,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusinya mencapai 89,9 persen terhadap total pendapatan perusahaan selama kuartal pertama tahun ini.
Pencapaian tersebut didukung oleh berlanjutnya aktivitas operasional pada berbagai proyek yang dijalankan bersama mitra strategis perusahaan di sektor pertambangan. Keberhasilan menjaga kesinambungan proyek menjadi salah satu faktor penting yang menopang pertumbuhan kinerja MINE pada awal tahun.
Direktur Utama PT Sinar Terang Mandiri Tbk, Ivo Wangarry, mengatakan capaian positif tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas operasional dan produktivitas di tengah tantangan industri yang terus berkembang.
“Perseroan terus berupaya menjaga kinerja tetap positif melalui penguatan operasional, produktivitas, serta kualitas layanan kepada seluruh mitra kerja kami. Di tengah kondisi industri yang dinamis, kami juga tetap fokus menjalankan strategi usaha secara disiplin dan terukur,” ujar Ivo dalam pernyataan resminya, Selasa (2/6/2026).
Dari sisi profitabilitas, MINE juga mencatatkan hasil yang solid. Perseroan membukukan laba komprehensif periode berjalan sebesar Rp61,63 miliar pada kuartal pertama 2026. Manajemen menilai capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga efektivitas operasional sekaligus memastikan proyek-proyek yang berjalan tetap sesuai target dan rencana kerja yang telah ditetapkan.
“Sejumlah proyek yang dijalankan Perseroan sepanjang periode ini telah memberikan kontribusi terhadap kinerja operasional. Ke depan, Perseroan akan terus fokus pada optimalisasi pelaksanaan proyek, efisiensi operasional, serta menjaga kualitas pekerjaan agar dapat mendukung kinerja usaha secara berkelanjutan,” tambah Ivo.
Selain bisnis jasa penambangan, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan pada segmen jasa konstruksi. Pendapatan dari lini usaha tersebut mencapai Rp68,06 miliar pada kuartal pertama 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh berlanjutnya sejumlah pekerjaan konstruksi yang menjadi bagian dari proyek operasional perusahaan.
Manajemen optimistis tren pertumbuhan dapat terus dipertahankan sepanjang tahun ini melalui pengelolaan proyek yang optimal dan penerapan strategi operasional yang prudent. Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan di seluruh lini bisnis guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
“Perseroan akan terus berfokus pada pelaksanaan proyek yang optimal, pengelolaan operasional yang prudent, serta menjaga kualitas pekerjaan pada lini jasa penambangan maupun jasa konstruksi guna mendukung keberlangsungan kinerja usaha secara berkelanjutan,” kata Ivo.


0 comments