Kunjungi NTT, Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Kirim Bantuan untuk Korban Gempa | IVoox Indonesia

Kunjungi NTT, Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Kirim Bantuan untuk Korban Gempa

Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto menyapa warga di posko pengungsian di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (26/8/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

IVOOX.id – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah memantau kondisi dan mengirim bantuan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pemerintah pusat terus menerus memantau dan terus menerus melakukan langkah-langkah mengirim bantuan menyiapkan semuanya untuk mengatasi kesulitan ini," ujar Prabowo saat mengecek kondisi pengungsi bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026), dikutip dari Antara.

Prabowo mengatakan pemerintah telah menyiapkan perbaikan sementara agar sekolah dapat segera kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar. Namun, demi keamanan, sekolah kemungkinan akan menggunakan tenda terlebih dahulu.

"Sudah kita siapkan perbaikan-perbaikan langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, bisa segera kita jalankan, mungkin untuk keamanan sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu," katanya.

Prabowo meminta masyarakat bersabar dalam proses penanganan pascagempa. Berdasarkan keterangan para ahli, kondisi diperkirakan baru aman maksimal sekitar tiga minggu lagi.

"Menurut para ahli kita butuh kurang lebih sabar, mungkin maksimal tiga minggu lagi baru lewat aman," ujar Prabowo.

Setelah kondisi dinyatakan aman, pemerintah akan mulai membangun hunian sementara serta melakukan perbaikan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat terdampak bencana menghadapi kondisi tersebut sendirian dan akan terus memberikan bantuan.

"Percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara," kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana gempa bumi.

"Saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya," kata Prabowo.

BNPB mencatat sampai Selasa, 25 Agustus 2026, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 terjadi di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8), pukul 05.58 WITA, bertambah menjadi 103 jiwa.

Komitmen Pembangunan hingga Tingkat Desa

Di kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan komitmennya membangun NTT secara bertahap hingga tingkat desa untuk meningkatkan produktivitas daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menyapa warga terdampak bencana di posko pengungsian Markas Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.

“Tadi Bupati sudah menyampaikan ke saya gagasan-gagasan beliau untuk membuat kabupaten ini nanti menjadi kabupaten yang sangat produktif dan kita akan bangun seluruh NTT, seluruh Indonesia kita bangun,” ujar Prabowo, dikutip dari Antara.

Menurut Prabowo, pembangunan akan dilakukan secara merata mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

“Kabupaten demi kabupaten, kecamatan demi kecamatan, desa demi desa, kita bangun. Rakyat kita harus hidup dengan baik dan sejahtera,” katanya.

Setelah menyampaikan komitmen pembangunan, Prabowo menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nagekeo.

Presiden mengatakan mendapat laporan dari Bupati Nagekeo bahwa masyarakat telah merasakan manfaat program tersebut.

“Saya dapat laporan dari Bapak Bupati bahwa rakyat Kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG. Apa benar itu?” tanya Prabowo kepada warga.

Warga yang berada di posko pengungsian menjawab, “Benar,” secara serentak.

Prabowo kemudian menanyakan apakah warga ingin program MBG dilanjutkan. Warga kembali menjawab secara serentak, “Terus!”

Mendengar jawaban tersebut, Prabowo memastikan program MBG akan dilanjutkan.

Presiden mengatakan MBG penting untuk mendukung kesehatan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga berinteraksi dengan warga dengan menanyakan nama lengkap sejumlah pejabat yang mendampinginya, antara lain Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Apresiasi untuk Petugas

Saat memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa bumi di Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Presiden Prabowo Subianto meminta para petugas yang telah bekerja keras dan berkorban dalam penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diberi penghargaan dan apresiasi yang nyata.

Prabowo meminta gubernur dan para bupati mencatat anak buah mereka yang bekerja keras, bekerja dengan benar, dan berkorban dalam menjalankan tugas.

"Sekali lagi saudara-saudara, periksa, cek anak buahmu yang kerja keras, catat. Rakyat kita, anak buahmu semua yang kerja keras, yang kerja benar, yang berkorban," kata Prabowo, dikutip dari Antara.

Menurutnya, mereka yang telah bekerja keras dan berkorban perlu mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya.

"Siapa yang bekerja keras, siapa yang berkorban dan itu dicatat, dan itu kita harus memberi penghargaan," ujarnya.

Presiden menekankan penghargaan tersebut sebaiknya tidak hanya berupa ucapan terima kasih, tetapi juga memiliki bentuk nyata yang dapat dirasakan oleh penerimanya.

"Dan penghargaan itu kita berikan dalam bentuk yang bisa dirasakan. Kadang-kadang jangan cukup hanya dengan terima kasih. Itu oke daripada tidak terima kasih, tetapi harus ada wujud nyata," katanya.

Presiden mengatakan upaya memberikan penghargaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemimpin dalam menghargai orang-orang yang bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Prabowo mengharapkan kepala daerah dapat memastikan orang-orang yang bekerja benar dan berkorban untuk masyarakat mendapatkan apresiasi yang layak.

0 comments

    Leave a Reply