Kemenperin Perkuat Peran ICDEC Kembangkan Desain Chip Nasional | IVoox Indonesia

26 Maret 2026

Kemenperin Perkuat Peran ICDEC Kembangkan Desain Chip Nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberi keterangan kepada pers usai rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/2026). (ANTARA/Aria Ananda)

IVOOX.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat peran Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) untuk mengembangkan sumber daya manusia dan teknologi desain chip sebagai bagian dari penguatan ekosistem semikonduktor nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan ICDEC merupakan inisiatif Kemenperin yang telah dimulai sejak 2023 dan saat ini melibatkan 16 perguruan tinggi dengan kepakaran desain chip.

“Fokus awal kami adalah menyiapkan SDM (sumber daya manusia) yang mampu mendesain chip, karena desain merupakan segmen bernilai tambah tinggi dan berbasis pengetahuan,” ujar Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/2026), dikutip dari Antara.

Ia menegaskan ICDEC beroperasi sebagai organisasi nirlaba dan tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), melainkan mengandalkan kolaborasi dengan perguruan tinggi, industri, dan mitra global.

Melalui ICDEC, Kemenperin mengembangkan program pelatihan, lokakarya, inkubasi, serta forum desain dan konsorsium pengelolaan kekayaan intelektual guna menjembatani proses dari desain chip hingga fabrikasi, pengemasan, dan pengujian.

Agus menyampaikan Kemenperin bersama ICDEC juga telah menyusun peta jalan pengembangan ekosistem semikonduktor nasional agar Indonesia dapat berperan aktif dalam rantai pasok global.

Dalam jangka pendek dua hingga tiga tahun ke depan, prioritas diarahkan pada pengembangan SDM melalui ICDEC, ekspansi silikon fotovoltaik, serta fasilitasi desain dan kerja sama teknologi.

Pada jangka menengah empat hingga lima tahun, Agus menyebut fokus diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi untuk kebutuhan industri dalam negeri.

“Target jangka panjang enam hingga 10 tahun adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat talenta semikonduktor dengan penguasaan kekayaan intelektual desain dan peningkatan peran pada segmen bernilai tambah tinggi,” ujar dia.

Ia menambahkan penguatan ICDEC juga mendapat dukungan mitra internasional, termasuk Asian Development Bank, yang telah menyatakan komitmen dukungan terhadap pengembangan ekosistem semikonduktor di Indonesia.

Sebagai bagian dari penguatan tersebut, Kemenperin bersama ICDEC akan menyelenggarakan Indonesia Semiconductor Summit 2026 pada 29 Januari di Bandung sebagai forum kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan mitra global.

0 comments

    Leave a Reply