Kemendikdasmen Sediakan Anggaran untuk 150.000 Guru Ikuti Pendidikan S1 | IVoox Indonesia

July 3, 2026

Kemendikdasmen Sediakan Anggaran untuk 150.000 Guru Ikuti Pendidikan S1

Mendikdasmen Republik Indonesia Abdul Mu’ti
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu’ti. ANTARA/Aprionis

IVOOX.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada 2026 akan mengalokasikan anggaran untuk 150.000 guru mengikuti pendidikan strata 1 (S1), guna meningkatkan kualifikasi dan kualitas para tenaga pengajar di Indonesia.

"Pada tahun ini, kita menyediakan beasiswa Rp3 juta per semester bagi masing-masing guru yang belum berpendidikan SI untuk mengikuti program pendidikan SI," kata Mendikdasmen Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti di Pangkalpinang, Kamis (2/7/2026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan Kemendikdasmen pada 2026 akan mengalokasikan anggaran untuk 150.000 guru agar dapat mengikuti program Pendidikan D4 atau SI, sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualifikasi tenaga pengajar di seluruh Indonesia.

"Program ini dikhususkan bagi para guru yang belum berpendidikan D4 atau SI untuk mengikuti program pendidikan SI dengan sistem rekognisi pembelajaran lampau (RPL) yang disediakan beasiswa bagi para tenaga pengajar ini," katanya.

Ia menyatakan program Pendidikan SI bagi guru yang masih berpendidikan DI,D2 dan D3 ini, sebagai upaya Kemendikdasmen untuk meningkatkan kualifikasi para guru.

"Dalam meningkatkan kualifikasi guru ini, kita juga melakukan berbagai pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dan akademik para pahlawan tanda jasa ini," katanya.

Ia menambahkan pada tahun ini, Kemendikdasmen Republik Indonesia akan melaksanakan lima pelatihan bagi guru di antaranya pelatihan pembelajaran mendalam, pelatihan bimbingan konseling, dimana seluruh guru harus melaksanakan tugas bimbingan konseling sebagai guru wali kelas.

Selain itu, pelatihan bahasa Inggris, karena pada 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 sekolah dasar. Pelatihan Sport Education Model (SEM).

"Pada tahun ini, kita juga melatih para guru menguasai kecerdasan buatan (AI) dan akuaponik (ponik). Saat ini, AI dan ponik masih menjadi mata pelajaran pilihan, namun kedepannya jika jumlah gurunya sudah memadai maka AI dan ponik menjadi mata pelajaran wajib mulai sekolah dasar kelas lima SD," katanya.

0 comments

    Leave a Reply