HPE Emas Turun Jadi USD 139.409/Kg, Berlaku Mulai 1 Oktober 2026 | IVoox Indonesia

HPE Emas Turun Jadi USD 139.409/Kg, Berlaku Mulai 1 Oktober 2026

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana. (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

IVOOX.id – Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode 1-14 Oktober 2026. Kedua indikator harga tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode kedua September 2026.

HPE emas ditetapkan sebesar USD 139.409,07 per kilogram, turun 3,5 persen dari sebelumnya USD 144.469,49 per kilogram. Sementara itu, HR emas berada di level USD 4.336,11 per troy ounce, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai USD 4.493,51 per troy ounce.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana mengatakan, penurunan HPE emas sejalan dengan melemahnya HR emas selama periode pengumpulan data. Ketentuan tersebut tertuang dalam Kepmendag Nomor 1925 Tahun 2026 yang berlaku pada 1–14 Oktober 2026.

“Penurunan HPE dan HR emas pada periode pertama Oktober 2026 didorong oleh beberapa faktor seperti menguatnya nilai tukar mata uang utama global serta meningkatnya imbal hasil obligasi di pasar internasional,” ujar Tommy, dalam siaran pers, Rabu (30/9/2026).

Menurut Tommy, penetapan HPE dan HR emas mempertimbangkan data serta masukan teknis dari Kementerian ESDM yang mengacu pada publikasi London Bullion Market Association (LBMA). Proses tersebut juga dilakukan melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

Lebih lanjut, Tommy mengatakan penetapan HPE dan HR emas melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian.

“Penetapan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga berdasarkan informasi, data, dan masukan yang disampaikan kementerian dan lembaga terkait,” jelas Tommy.

0 comments

    Leave a Reply