Gibran Ajak Semua Gubernur Promosi Wisata di Bali and Beyond Travel Fair | IVoox Indonesia

May 14, 2026

Gibran Ajak Semua Gubernur Promosi Wisata di Bali and Beyond Travel Fair

Wapres Gibran Rakabuming
Wapres Gibran Rakabuming (kiri) menerima audiensi jajaran pengurus ASITA Bali di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (13/5/2026) ANTARA/HO-Sekretariat Wapres

IVOOX.id – Wapres Gibran Rakabuming mengajak semua gubernur di Indonesia untuk memamerkan potensi wisata daerah dalam ajang Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) di Bali, 28-30 Mei tahun ini. 

Keterangan Sekretariat Wapres di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026, menyebutkan Gibran menyampaikan hal itu ketika menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali, yang dipimpin oleh Ketua DPD ASITA Bali I Putu Winastra di Istana Wapres, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, ASITA Bali melaporkan rencana penyelenggaraan BBTF yang akan digelar pada 28-30 Mei mendatang di Bali sebagai salah satu ajang promosi pariwisata internasional terbesar di Indonesia.

"Bali and Beyond Travel Fair tahun ini akan diikuti oleh lebih dari 400 pembeli dari 44 negara serta 280 peserta pameran dari empat negara. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan Indonesia, terlebih di tengah situasi geopolitik global yang kurang kondusif, agenda ini tetap dapat terselenggara dengan baik," ujar Ketua DPD ASITA Bali I Putu Winastra usai pertemuan, dikutip dari Antara.

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, Wapres menegaskan pariwisata sebagai penggerak ekonomi melalui penguatan promosi terpadu, perluasan pasar internasional dan kolaborasi lintas daerah guna meningkatkan lapangan kerja dan devisa.

"Bapak Wakil Presiden sangat mendukung agar agenda ini terus dibesarkan dan diperkuat. Beliau juga akan mengajak para gubernur di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam BBTF pada masa mendatang," kata I Putu Winastra.

ASITA Bali turut menyampaikan bahwa penyelenggaraan BBTF mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Luar Negeri. Sinergi itu menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan promosi serta menarik partisipasi pelaku industri pariwisata global.

"Kementerian Luar Negeri membantu mempromosikan BBTF melalui seluruh perwakilan RI di luar negeri, sementara Kementerian Pariwisata mendukung kehadiran para pembeli internasional," jelasnya.

Sebagai asosiasi yang beranggotakan 365 biro perjalanan wisata dengan mayoritas bergerak di sektor "inbound", ASITA Bali menegaskan komitmennya untuk terus mempromosikan destinasi wisata di seluruh Indonesia. "Kami akan selalu mempromosikan destinasi-destinasi yang ada di seluruh Indonesia oleh karenanya Asita merupakan ambasador promosi pariwisata Indonesia," katanya.

Mengutip Antara, pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan pada tahun ini sekitar 16 juta–17,6 juta kunjungan untuk wisatawan mancanegara dan sekitar 1,18 miliar perjalanan domestik untuk wisatawan nusantara.

Target tersebut tercantum dalam RPJMN 2025–2029 dan RKP 2026, serta menjadi bagian dari strategi pemulihan dan penguatan sektor pariwisata nasional.

Pemerintah juga menargetkan devisa dari sektor pariwisata sekitar 22–24,7 miliar dolar AS dan kontribusi sektor ini terhadap PDB sekitar 4,5–4,7 persen. 

0 comments

    Leave a Reply