FIFA Match Day: Timnas Indonesia Menang Lawan Mozambik 1-0 | IVoox Indonesia

June 20, 2026

FIFA Match Day: Timnas Indonesia Menang Lawan Mozambik 1-0

Penyerang timnas Indonesia Ole Romeny

IVOOX.id – Timnas Indonesia raih kemenangan melawan Mozambik 1-0 pada laga FIFA Match Day 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026, malam. Gol tunggal Ole Romeny mengantarkan Indonesia mengalahkan Mozambik.

Mengutip Antara, Indonesia langsung menekan Mozambik sejak awal babak pertama dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Saat pertandingan baru berjalan dua menit, Ragnar Oratmangoen langsung mengejutkan pertahanan Mozambik melalui pergerakan cepat membawa bola ke dalam kotak penalti mereka. Ia melepaskan tembakan, namun dihalau hingga menghasilkan tendangan sudut.

Serangan skuad asuhan John Herdman kembali berlanjut dari tendangan sudut. Kevin Diks yang mengirim bola ke dalam kotak penalti langsung disambut sundulan keras Elkan Baggott, tetapi bola membentur tiang gawang.

Dua menit kemudian, Indonesia kembali menggempur Mozambik melalui manuver tajam Diks dari sayap. Ia menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan, tetapi bola melebar dari gawang.

Peluang berbahaya kembali tercipta saat Marselino Ferdinan mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan keras yang sudah melewati jangkauan kiper, namun dihalau pemain lawan yang berdiri di garis gawang.

Mozambik mencoba memberikan perlawanan, tetapi setiap upaya serangan pemain-pemain asuhan Francisco Queriol Conde Junior itu selalu bisa dibendung lini pertahanan Indonesia yang tampil solid.

Setelah serangkaian percobaan serangan, Indonesia memecahkan kebuntuan melalui gol Ole Romeny. Gol bermula dari umpan panjang Ragnar Oratmangoen dari lini tengah yang mengarah langsung kepada Ole.

Striker timnas itu lolos dari pengawalan bek Mozambik dan menggiring bola dengan cepat ke dalam kotak penalti. Saat berhadapan dengan kiper, Ole menunjukkan ketenangan dengan melewati penjaga gawang sebelum melepaskan tembakan yang gagal dibendung bek lawan.

Setelah tertinggal 0-1, Mozambik meningkatkan agresivitas permainan, tetapi tak berhasil menciptakan peluang yang benar-benar mengancam gawang Indonesia yang dikawal Maarten Paes.

Indonesia sendiri terus menggempur dan menciptakan peluang. Ole nyaris mencetak gol keduanya pada penghujung babak pertama, namun sepakannya melebar di sisi gawang lawan.

Pada babak kedua, pelatih John Herdman mengubah strategi dengan memasukkan tiga pemain sekaligus, yaitu Sandy Walsh, Nathan Tjoe-A-On, dan Raihan Hannan untuk menggantikan Rizky Ridho, Ivar Jenner, dan Marselino Ferdinan.

Dengan kekuatan baru, Indonesia kembali menggempur pertahanan Mozambik. Peluang penting kembali tercipta melalui pergerakan Hannan yang menusuk cepat dari sisi sayap sebelum mengirim umpan matang kepada Nathan. Namun, sepakan keras Nathan membentur mistar gawang.

Meski unggul dalam penguasaan bola, peluang Indonesia tidak seintensif babak pertama karena lini pertahanan Mozambik tampil lebih solid pada babak kedua. Tim tamu terus mematahkan serangan sambil membangun serangan balik cepat.

Mozambik hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-72 saat Bheu Antonio Januario mendapatkan peluang untuk melepaskan tembakan keras, namun ditepis Maarten Paes.

Ancaman Mozambik berlanjut melalui sundulan dari sepak pojok, tetapi bola masih melebar di sisi gawang Indonesia.

Pertukaran serangan kedua tim semakin intens menjelang akhir laga, namun tidak mengubah keadaan hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan Indonesia.

Dengan hasil itu, Indonesia menyapu bersih dua laga FIFA Match Day kali ini dengan kemenangan, setelah menumbangkan Oman dengan skor telak 3-0.

Pelatih timnas Mozambik Chiquinho Conde mengakui kualitas tinggi dan kuatnya permainan timnas Indonesia.

"Saya rasa tim Indonesia tampil sangat kuat, sangat kuat. Kami tahu bahwa, setelah kekalahan melawan Oman, kami harus lebih berhati-hati dalam fase membangun serangan awal untuk menghindari kesalahan, dan semuanya berjalan sebaliknya," kata Conde pada jumpa pers usai pertandingan di SUGBK, Selasa (9/6/2026), dikutip dari Antara.

"(Pada babak pertama) Kami tidak bisa membangun permainan secara efektif, tim menjadi tidak seimbang, dan tim Indonesia memanfaatkan kesempatan itu dan mencetak gol yang indah," tambah dia.

Setelah kesulitan pada babak pertama, Conde melakukan penyesuaian pada babak kedua yang membuat permainan terlihat lebih seimbang ketika timnya juga menciptakan beberapa peluang berbahaya dari serangan balik.

"Jadi, kami berhasil menyesuaikan diri," ucap pelatih berusia 60 tahun itu.

Dia kecewa pada hasil pertandingan, namun secara keseluruhan puas karena dalam periode pertandingan bulan ini banyak mencoba nama-nama baru.

"Dalam pertandingan pertama melawan Oman kami menggunakan enam pemain baru yang telah debut di tim nasional A. Tiga di antaranya bermain untuk tim nasional dua kali."

"Jadi, pertandingan-pertandingan FIFA ini sangat bermanfaat bagi saya untuk mengamati pemain-pemain baru untuk masa depan," kata pelatih yang ditunjuk menangani Mozambik pada Juli 2021 itu.

Sementara, pelatih timnas Indonesia John Herdman sedikit kecewa timnya gagal hanya mencetak satu gol melawan Mozambik.

"Tetapi saya senang melihat ketangguhan tim ketika diuji dalam beberapa periode pertandingan dan harus berjuang keras untuk mempertahankan keunggulan. Kami membutuhkan ujian seperti itu," kata Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Selasa (9/6/2026), dikutip dari Antara.

Statistik Lapangbola mencatat, Indonesia menguasai bola sebanyak 60 persen, yang diakhiri dengan 15 tembakan yang tiga di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Mozambik melepaskan tujuh tembakan yang dua di antaranya tepat sasaran.

Meski secara peringkat FIFA di bawah Oman yang dikalahkan Indonesia 3-0 pada Jumat, 5 Juni 2026, lalu, Herdman sudah memprediksi Mozambik akan mengejutkan timnya.

Terlebih lagi, jeda internasional pada Juni menurutnya selalu sulit karena para pemain bergabung dengan tim nasional mereka setelah menyelesaikan musim panjang bersama klubnya masing-masing.

"Kami memperkirakan Mozambik akan datang sebagai tim yang terluka dan bermain dengan semangat besar, dan memang itu yang terjadi. Namun untuk sebagian besar pertandingan, para pemain kita mampu mengendalikan permainan dan menunjukkan kualitas mereka," kata pelatih asal Inggris tersebut.

Herdman secara khusus memuji permainan Romeny yang mencetak gol kelimanya untuk Garuda, yang kebetulan semuanya dicetak di SUGBK. Ia juga memuji Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan yang menjalani laga pertama di bawah asuhannya. Elkan Baggott, yang menggantikan peran Jay Idzes dalam dua pertandingan bulan ini, juga tak luput dari pujiannya.

Penampil bagus dlam laga malam ini menurut Herdman adalah Joey Pelupessy yang perannya sangat vital di lini tengah.

"Saya rasa kita bisa bangga dengan pekerjaan dalam dua pertandingan terakhir ini. Namun kami harus tetap rendah hati dan kembali bekerja untuk agenda besar berikutnya pada September," kata Herdman.

0 comments

    Leave a Reply