Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen di Awal 2026, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu | IVoox Indonesia

May 5, 2026

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen di Awal 2026, Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti
Tangkapan Layar - Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2026). IVOOX.id/Youtube BPS Statistics

IVOOX.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan (y-on-y). Jumlah tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2025 yang tumbuh sebesar 4,87 persen. 

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen pada kuartal I-2026," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Amalia mengatakan pertumbuhan terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha, kecuali sektor pertambangan dan penggalian, serta pengadaan listrik dan gas yang justru terkontraksi masing-masing sebesar 2,14 persen dan 0,99 persen.

Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 13,14 persen, diikuti oleh jasa lainnya sebesar 9,91 persen, dan transportasi dan pergudangan sebesar 8,04 persen. Sementara itu, industri pengolahan yang memiliki peran dominan terhadap perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,04 persen.

Kemudian struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2026 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia kata ia masih didominasi oleh lapangan usaha industri pengolahan sebesar 19,07 persen, diikuti oleh perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 13,28 persen, pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 12,67 persen, konstruksi sebesar 9,81 persen, serta pertambangan dan penggalian sebesar 8,69 persen. Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,52 persen.

"Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan 1 2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp 6.187,2 triliun, atas dasar harga konstan Rp 3.447,7 triliun sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 bila dibandingkan triwulan I 2025 atau secara year on year tumbuh 5,61 persen," kata Amalia.

0 comments

    Leave a Reply