Dirut Bulog Sebut Penyerapan Gabah Petani Capai 3 Juta Ton | IVoox Indonesia

May 30, 2026

Dirut Bulog Sebut Penyerapan Gabah Petani Capai 3 Juta Ton

antarafoto-komisi-vii-dpr-sidak-gudang-bulog-jakarta-1778139323-1
Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (kanan) berbincang dengan petugas saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Bulog DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Menurut Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sidak tersebut untuk memastikan secara langsung ketersediaan beras nasional terjaga dengan baik bagi kebutuhan masyarakat bahkan bisa untuk membantu negara lain yang membutuhkan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

IVOOX.id – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan penyerapan gabah petani secara nasional saat ini telah mendekati 3 juta ton setara beras dari target 4 juta ton sepanjang tahun 2026.

Rizal mengatakan realisasi penyerapan gabah tersebut telah mencapai 74 persen atau sekitar 2,96 juta ton dari target yang ditetapkan pemerintah untuk memperkuat cadangan beras nasional.

"Kalau serapan gabah, alhamdulillah ini sudah sampai 74 persen. Nah, jadi kalau dari total 4 juta ton (target penyerapan di tahun 2026), kami sudah sampai 74 persen, hampir 75 persen. Berarti kan sudah hampir 3 juta ton realisasinya," kata Rizal di sela pemotongan hewan kurban di Jakarta, Jumat (29/5/2026), dikutip dari Antara.

Rizal menyampaikan penyerapan gabah itu didukung kerja sama seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kementerian Pertanian, serta aparat TNI/Polri yang terlibat langsung dalam mengawal penyerapan di lapangan.

Bulog juga menerapkan kebijakan penyerapan gabah dan beras dengan standar kualitas tertentu, yakni hanya hasil panen yang telah mencapai usia optimal untuk menjaga mutu produk yang dihasilkan.

Rizal menegaskan pendekatan itu memastikan beras yang diserap memiliki tingkat kematangan yang baik sehingga menghasilkan kualitas lebih tinggi saat diproses dan disimpan dalam jangka waktu tertentu di setiap gudang Bulog.

Selain itu, dalam upaya mencapai target, Bulog juga menerapkan strategi pentahelix dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk akademisi dan media sebagai bagian dari pengawasan serta transparansi kinerja.

Menurutnya pula, peran petani juga dinilai sangat besar karena mampu menghasilkan gabah, padi, dan beras berkualitas baik sehingga Bulog dapat menyerap hasil panen secara maksimal di seluruh wilayah Indonesia dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.

"Nah ini semua juga support dari seluruh stakeholder dan peran dari para petani yang luar biasa menghasilkan gabah maupun padi serta beras yang cukup baik sehingga Bulog mampu menyerap semaksimal mungkin di daerah," ucap Rizal.

Bulog berkomitmen untuk terus memperkuat penyerapan gabah dan beras petani guna menjaga stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang saat ini telah mencapai 5,3 juga ton, sekaligus mendukung stabilitas pangan nasional di tengah tantangan global dan dinamika perubahan iklim.

0 comments

    Leave a Reply