Destry Damayanti Pastikan Operasional Bank Indonesia Tetap Normal Usai Pergantian Kepemimpinan | IVoox Indonesia

July 28, 2026

Destry Damayanti Pastikan Operasional Bank Indonesia Tetap Normal Usai Pergantian Kepemimpinan

Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti
Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (27/7/2026). IVOOX.ID/Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden

IVOOX.id – Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, memastikan seluruh operasional bank sentral tetap berjalan normal setelah pergantian kepemimpinan. Ia menegaskan Bank Indonesia akan terus menjalankan seluruh tugas dan kewenangannya sesuai amanat undang-undang guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 27 Juli 2026, Destry mengatakan BI tetap berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara kelancaran sistem pembayaran, serta memperkuat stabilitas sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Bank Indonesia akan selalu senantiasa memastikan keberlangsungan tugas dan wewenangnya untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Destry dikutip dari youtube Sekretariat Presiden pada Senin (27/7/2026).

Menurutnya, terjaganya stabilitas ekonomi menjadi faktor penting dalam menciptakan kepastian bagi dunia usaha. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas sektor riil sehingga berdampak pada peningkatan investasi, pertumbuhan ekonomi, dan penyerapan tenaga kerja.

Destry menegaskan setiap kebijakan yang diambil Bank Indonesia akan tetap mengedepankan profesionalisme serta prinsip tata kelola yang baik (good governance). Ia memastikan proses penyusunan hingga implementasi kebijakan moneter akan dilakukan secara independen dan berorientasi pada kepentingan perekonomian nasional.

Selain itu, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Sinergi tersebut dinilai penting agar kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan dapat berjalan selaras dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik.

"Dalam melaksanakan tugas dan wewenang tersebut, Bank Indonesia tetap mengutamakan tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional serta akan terus bersinergi dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam menjalankan tugas dan amanah kami masing-masing," katanya.

Pernyataan Destry disampaikan setelah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya usai memimpin bank sentral selama kurang lebih tujuh tahun.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada Minggu (26/7/2026). Pemerintah selanjutnya akan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) sebagai dasar hukum pemberhentian tersebut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

"Presiden menerima pengunduran diri Bapak Perry Warjiyo disertai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun memimpin Bank Indonesia," ujar Prasetyo.

0 comments

    Leave a Reply