Clash of Legends: Kumpulan Legenda Barcelona Hadapi Bintang Dunia di GBK Jakarta | IVoox Indonesia

April 13, 2026

Clash of Legends: Kumpulan Legenda Barcelona Hadapi Bintang Dunia di GBK Jakarta

CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti
CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti (kedua dari kanan), menjawab pertanyaan para pewarta mengenai pertandingan Clash of Legends 2026 pada jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

IVOOX.id – Para legenda Barcelona akan menghadapi bintang-bintang dunia yang dikumpulkan dalam tim DRX World Legends saat pertandingan persahabatan bertajuk Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 April.

Tadinya para legenda Barcelona itu akan menghadapi para legenda Real Madrid. Namun kemudian pada 31 Maret, promotor mendapat konfirmasi bahwa Real Madrid Legends tidak dapat melakukan perjalanan ke Jakarta karena gejolak di Timur Tengah.

“Kami memahami betul ekspektasi para fans, terutama penggemar Real Madrid yang mengharapkan kehadiran tim kesayangan mereka. Untuk itu, meski tidak dibalut dengan nama tim, legenda-legenda Real Madrid ini tetap berkomitmen untuk hadir ke Jakarta,” kata CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti, pada jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (8/4/2026), dikutip dari Antara.

Pertandingan hiburan yang sudah diagendakan berlangsung pada 27 September 2025, akhirnya diputuskan digeser ke 18 April 2026 karena keselamatan, kenyamanan, dan kualitas tontonan.

Reza mengumumkan para mantan pemain Real yang akan memperkuat DRX World Legends adalah Michel Salgado, Fabio Cannavaro, dan Claude Makalele. Mereka akan dimanajeri oleh legenda sepak bola asal Brasil, Ronaldo Nazario.

DRX World Legends juga akan diisi oleh Alessandro Del Piero, Franck Ribery, Keisuke Honda, David Silva, dan Sebastian Frey. Lalu, sejumlah mantan pesepak bola papan atas Indonesia, yakni Irfan Bachdim, Arthur Irawan, Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, dan Greg Nwokolo.

Sedangkan Barcelona Legends akan diperkuat oleh Jesus Angoy, Vitor Baia, Sergi Barjuan, Fernando Navarro, Martin Montoya, Marc Valiente, Philipe Christanval, Andreu Fontas, Juan Pablo Sorin, Roberto Trashorras, Philip Cocu, Marc Crosas, Christian Tello, Jonathan Soriano, Ricardo Quaresma, Javier Saviola, dan mantan pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Clash of Legends juga akan dipimpin oleh wasit legendaris asal Italia, Pierluigi Collina.

Untuk menarik minat penggemar, promotor memberikan apresiasi bahwa setiap pembelian tiket kategori 3, sejak awal hingga 8 April pukul 23.59 WIB, akan mendapatkan satu tiket tambahan di kategori yang sama secara cuma-cuma.

Kerja Keras Bujuk Kluivert

Promotor pertandingan Clash of Legends, Senyawa Entertainment, mengaku perlu bekerja keras untuk mendatangkan Patrick Kluivert sebagai bagian dari tim berisi para legenda Barcelona yang akan bermain melawan DRX World Legends.

Sebagian penggemar sepak bola Indonesia diketahui masih menyimpan amarah terhadap Kluivert, yang gagal membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

“Cukup sulit memang awalnya untuk meyakinkan Coach Patrick untuk tampil kembali. Akhirnya kami sempat ketemu dan saya mencoba meyakinkan dia, dan akhirnya dia setuju untuk datang ke sini,” kata CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti, pada jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (8/4/2026), dikutip dari Antara.

Menurut Reza, kegagalan timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 bukan semata kesalahan Kluivert. Sebab dalam peringkat FIFA pun, Indonesia berada di bawah dua lawannya di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yakni Arab Saudi dan Iran.

Meski memahami kegusaran sebagian penggemar sepak bola Indonesia, Reza berani menjamin keamanan Kluivert.

“Jadi saya bilang ke Patrick, datang, saya jamin keamanan Patrick Kluivert di Indonesia. Saya juga mengajak semua warga negara Indonesia, kita bangsa beradab, jangan ada tindakan mencela dan merugikan Indonesia di mata dunia,” kata Reza.

Kluivert akan datang ke Indonesia sebagai bagian dari tim legenda Barcelona, yang juga dihuni pemain-pemain legendaris lain seperti Philip Cocu, Vitor Baia, dan Javier Saviola.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah hanya menempati posisi juru kunci pada putaran kelima kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dengan nol poin dari dua pertandingan.

Saat itu tim Garuda kalah 2-3 dari Arab Saudi dan kemudian takluk 0-1 dari Irak, pada Oktober 2025.

Setelah kegagalan itu, PSSI memecat Kluivert dan tim kepelatihannya yang diisi Alex Pastoor dan Danny Landzaat pada 16 Oktober 2025.

0 comments

    Leave a Reply