Championship 2026/2027: Barito Putera Cetak Kemenangan di Kandang De Red FC 2-0

IVOOX.id – PS Barito Putera membungkam tuan rumah dengan mencetak kemenangan 2-0 atas De Red FC pada pertandingan pekan keenam Grup Timur atau B Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 18 Oktober 2026, malam.
Mengutip Antara, dua gol kemenangan Barito Putera dicetak oleh Murilo melalui eksekusi tendangan penalti pada menit ke-8 dan Renan Alves pada menit ke-45+9.
Hasil tersebut membuat PS Barito Putera menempati posisi kelima dengan 10 poin, sedangkan De Red FC berada di peringkat kedelapan dengan lima poin.
Pada awal babak pertama, De Red FC langsung mengambil inisiatif untuk menyerang pertahanan Barito Putera.
Namun, petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-2 ketika pemain belakang mereka kedapatan melakukan handball di dalam kotak penalti saat menghalau serangan Barito.
Meski laga sempat dilanjutkan selama beberapa menit, wasit lantas memberikan hadiah penalti untuk tim tamu setelah dilakukan pengecekan VAR.
Pada menit ke-8, pemain bernomor punggung 31, Murilo, yang maju sebagai eksekutor sukses merobek jala gawang De Red FC yang dikawal Dimas Galih lewat tendangan ke sisi sebelah kanan. Skor berubah menjadi 1-0, kemenangan untuk Barito Putera.
Tertinggal satu gol, skuad De Red FC berusaha memberikan perlawanan dan sempat mencetak gol melalui Supriyadi. Tapi, gol itu dianulir oleh wasit karena dinilai sudah berada dalam posisi offside.
Di tengah upaya menggempur pertahanan lawan, gawang De Red FC justru kembali kebobolan pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+9.
Renan Alves berhasil menceploskan gol kedua bagi timnya setelah menerima umpan matang dari rekannya, menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0 untuk Barito Putera.
Memasuki babak kedua, De Red FC kembali menekan Barito Putera untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya anak asuh Aji Santoso tersebut nyaris membuahkan hasil ketika wasit menunjuk titik putih untuk tuan rumah pada menit ke-61 usai mengecek VAR, menyusul pelanggaran berupa tarikan oleh pemain Barito Putera, Gustur CP, di dalam kotak penalti yang juga berbuah kartu kuning.
Sayangnya, eksekusi penalti Veloso pada menit ke-64 yang mengarah ke sisi kanan masih mampu dibaca dan digagalkan oleh penjaga gawang Barito Putera, Satria Tama.
Tuan rumah kembali mendapat peluang pada menit ke-68 lewat tendangan keras Supriyadi dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Satria Tama.
Barito Putera juga sempat mengancam gawang De Red pada menit ke-84 melalui Muhammad Iqbal, namun masih bisa dihalau oleh lini pertahanan.
Menjelang berakhirnya pertandingan pada menit ke-90+3, pemain De Red FC Giovani sempat melepaskan tembakan ke arah gawang, namun kembali dapat diamankan oleh kiper Barito Putera.
Berdasarkan statistik akhir pertandingan, De Red FC lebih mendominasi penguasaan bola hingga 56 persen berbanding 44 persen milik Barito Putera.
Namun, tim tamu tampil lebih efektif dengan mencatatkan total 7 tembakan tepat sasaran (shots on target), berbanding dua tembakan tepat sasaran milik tuan rumah.
Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada tambahan gol yang tercipta dan skor 2-0 bertahan untuk kemenangan tim tamu.
Pelatih sementara Barito Putera Frans Sinatra mengapresiasi semangat para pemain dalam menjaga tren kemenangan setelah mengalahkan De Red FC 2-0 pada pekan keenam Grup Timur atau B Pegadaian Championship 2026/2027.
"Yang pasti pertama kali, kami ucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh tim, khususnya seluruh pemain, yang benar-benar bisa mengangkat moral," kata Frans saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026) malam, dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan, semangat para pemain terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya sehingga mereka mampu bekerja keras dan berjuang meraih kemenangan dengan menjalankan instruksi pelatih.
Menurut dia, dukungan manajemen turut berperan dalam meningkatkan motivasi pemain untuk menghadapi setiap pertandingan.
Selain itu, pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur Teknik itu, juga menyebut Stadion Gelora 10 November Surabaya memiliki kenangan positif bagi Barito Putera.
"Barito diberi kemenangan, dan dari dulu memang Stadion 10 November ini bersahabat sekali dengan Barito dan malam ini masih bersahabat dengan Barito sehingga bisa mendapatkan tiga poin," ujarnya.
Terkait kondisi pemainnya, Frans menyampaikan Komara yang sempat mengalami kolaps di lapangan telah kembali dalam kondisi sehat.
"Dan memang tadi ya mungkin ada faktor ketegangan," tuturnya.
Sementara itu, pemain Barito Putera Aditya Daffa bersyukur timnya mampu meraih tiga poin melalui kerja keras seluruh pemain yang berusaha menjalankan instruksi pelatih sepanjang pertandingan.
"Kami bersyukur untuk pertandingan hari ini kita bisa meraih tiga poin. Ini tidak mudah, kami semua kerja keras, kami semua mengikuti instruksi pelatih," kata Aditya, dikutip dari Antara.
Pelatih De Red FC Aji Santoso menyebut gol cepat Barito Putera mempengaruhi mental pemainnya, sekaligus menjadi penyebab kekalahan.
"Malam hari ini, kami tidak didampingi keberuntungan. Pada menit-menit pertama kami terkena penalti, itu yang membuat pemain sedikit down," kata Aji saat konferensi pers setelah pertandingan, dikutip dari Antara.
Selain itu, menurut dia, kegagalan mengeksekusi penalti pada babak kedua untuk memperkecil ketertinggalan, turut mempengaruhi mental pemain sehingga kesulitan bangkit untuk mengejar ketertinggalan.
Dia menilai sejumlah pemain yang mendapat kepercayaan melawan Barito Putera belum mampu menunjukkan performa maksimal sehingga permainan De Red FC tidak sesuai dengan karakter yang selama ini dibangun.
Kondisi tersebut, lanjut Aji, menjadi bahan evaluasi, terutama karena De Red FC belum pernah meraih kemenangan dalam pertandingan kandang pada awal musim ini, meskipun mampu mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan tandang.
Selanjutnya, pelatih asal Malang itu akan berupaya memperkuat mental pemain terutama saat bermain di kandang, termasuk mempertimbangkan perubahan komposisi pemain dan formasi untuk memperbaiki penampilan tim pada pertandingan berikutnya.
"Itu tentu menjadi tugas berat bagi saya bagaimana pemain bisa cepat mentalnya ketika main di kandang itu benar-benar bisa kuat," tuturnya.
Sementara itu, pemain De Red FC Supriadi menyampaikan permohonan maaf kepada suporter dan seluruh pihak yang mendukung tim atas kekalahan tersebut.
"Saya sendiri mewakili teman-teman meminta maaf atas kekalahan ini, dan semoga ke depannya bisa tampil lebih baik," kata pemain kelahiran Surabaya itu, dikutip dari Antara.


0 comments