APLN dan Hankyu Hanshin Perkuat Kemitraan Strategis, Kembangkan Bukit Podomoro Jakarta | IVoox Indonesia

August 11, 2026

APLN dan Hankyu Hanshin Perkuat Kemitraan Strategis, Kembangkan Bukit Podomoro Jakarta

APLN dan Hankyu Hanshin perkuat kemitraan strategis, kembangkan Bukit Podomoro
APLN dan Hankyu Hanshin perkuat kemitraan strategis, kembangkan Bukit Podomoro Jakarta. IVOOX.ID/ doc APLN

IVOOX.ID – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memperkuat kemitraan strategis dengan Hankyu Hanshin Properties Corp. untuk mengembangkan sejumlah proyek properti di Indonesia. Kolaborasi terbaru kedua perusahaan diwujudkan melalui pengembangan Bukit Podomoro Jakarta.

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi kelanjutan hubungan bisnis yang telah terjalin melalui sejumlah proyek properti, di antaranya Central Park Mall, Central Park Mall 2 atau sebelumnya dikenal sebagai Neo Soho Mall, serta Deli Park Medan.

Corporate Secretary APLN Justini Omas mengatakan penguatan kerja sama dengan Hankyu Hanshin merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan proyek berkualitas melalui kemitraan dengan perusahaan global yang memiliki visi serupa.

“Kami gembira dapat melanjutkan kolaborasi dengan Hankyu Hanshin. Kepercayaan yang terus diberikan merupakan wujud komitmen dan rekam jejak Agung Podomoro dalam menghadirkan proyek-proyek berkualitas. Dengan pengalaman lebih dari 56 tahun di industri properti, kami akan terus mengoptimalkan setiap peluang kolaborasi untuk menciptakan nilai tambah pada setiap proyek yang kami kembangkan,” ujar Justini melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Penguatan kemitraan tersebut ditandai dengan kesepakatan strategis yang dilakukan APLN dan Hankyu Hanshin pada 17 Juli 2026. Kedua perusahaan menyepakati pengembangan Bukit Podomoro Jakarta melalui pengalihan sebagian kepemilikan saham PT Graha Cipta Kharisma (GCK), perusahaan yang menjadi entitas pengembang proyek tersebut, kepada Hankyu Hanshin.

Dana dari transaksi tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis APLN sekaligus membantu mengurangi beban utang perseroan.

Bukit Podomoro Jakarta dikembangkan sebagai kawasan hunian terpadu di atas lahan seluas 9,6 hektare. Proyek tersebut terdiri atas 432 unit, mencakup 317 rumah tapak dan 115 unit ruko.

Kawasan ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti Premium Club House dan area komersial Bukit Podomoro Business Park. Sejak diluncurkan pada 2021, nilai properti di kawasan tersebut disebut mengalami pertumbuhan dengan kenaikan harga rata-rata sekitar 10-12 persen per tahun.

Dari sisi aksesibilitas, Bukit Podomoro Jakarta memiliki akses jalan tol dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menuju pusat Jakarta. Lokasinya juga dekat dengan stasiun kereta yang terhubung dengan kawasan pusat bisnis Jakarta.

Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sekolah berada di sekitar kawasan sehingga menunjang kebutuhan penghuni.

Justini mengatakan APLN akan terus memperluas kolaborasi dengan Hankyu Hanshin melalui pengembangan proyek yang mengutamakan kualitas, inovasi, dan keberlanjutan.

“Dengan menggabungkan pengalaman Agung Podomoro di pasar Indonesia dan kapabilitas Hankyu Hanshin di tingkat global, kami yakin kolaborasi ini akan berdampak positif bagi kedua pihak, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis lainnya di masa depan,” kata Justini.

0 comments

    Leave a Reply