Airlangga Sebut Realisasi KUR Capai Rp257,84 Triliun per 20 Oktober 2026 | IVoox Indonesia

Airlangga Sebut Realisasi KUR Capai Rp257,84 Triliun per 20 Oktober 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Kamis (22/10/2026). (ANTARA/Bayu Saputra)

IVOOX.id – Pemerintah mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp257,84 triliun hingga 20 Oktober 2026, atau setara 87 persen dari plafon yang ditetapkan tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026, mengatakan penyaluran tersebut telah menjangkau 4 juta debitur.

“Kami terus kembangkan KUR yang juga disalurkan melalui TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) di daerah, di mana kredit Alsintan juga terus didorong, kredit industri padat karya, kredit program perumahan. Ini jumlahnya semuanya tahun ini dibujetkan Rp300 triliun, dan realisasinya hingga 20 Oktober Rp257,84 triliun dengan 4 juta debitur,” ujar Airlangga, dikutip dari Antara.

Berdasarkan wilayah, penyaluran KUR terbesar tercatat di Jawa Tengah sebesar Rp45,46 triliun atau 17,63 persen dari total penyaluran. Berikutnya, Jawa Timur sebesar Rp41,84 triliun atau 16,23 persen, dan Jawa Barat sebesar Rp27,76 triliun atau 10,76 persen.

Sementara itu penyaluran di Sumatra Utara mencapai Rp14,8 triliun atau 5,7 persen, sedangkan Sulawesi Selatan sebesar Rp14,65 triliun atau 5,68 persen.

Airlangga mengatakan pemerintah akan terus mengembangkan pembiayaan kredit bagi masyarakat guna memperluas akses terhadap sumber pendanaan produktif.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan secara simbolis akad kredit atau pembiayaan produktif senilai Rp53,15 triliun yang telah disalurkan kepada 2.106.401 debitur selama periode Agustus-Oktober 2026.

Pembiayaan tersebut disalurkan oleh 343 lembaga jasa keuangan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, nelayan, serta wirausaha lainnya.

0 comments

    Leave a Reply