Warga Mega Regency Bekasi Digegerkan Temuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek | IVoox Indonesia

April 1, 2026

Warga Mega Regency Bekasi Digegerkan Temuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek

olah TKP penemuan mayat di kios Ayam Geprek
Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan olah TKP penemuan mayat di kios Ayam Geprek Perumahan Mega Regency Blok D33, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

IVOOX.id – Warga Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, geger dengan penemuan mayat dalam alat pembeku makanan atau freezer pada sebuah kios ayam geprek yang berlokasi di Blok D33 perumahan tersebut, Sabtu, 28 Maret 2026. 

Korban yang memiliki sapaan akrab Pak Bedul itu merupakan pegawai di kios makanan tersebut. Penyebab kematian pria yang diperkirakan berusia 45 tahun itu belum diketahui, mengingat aparat kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu, 29 Maret 2026, terjun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Proses itu didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.

Di mata lingkungan sekitar, Bedul bukan sekadar pegawai kios karena selain dikenal ramah, ringan tangan dalam konotasi positif serta mudah bergaul. Kepergiannya memicu gempar sekaligus rasa kehilangan bagi warga maupun sesama pedagang.

"Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini," kata Ali, salah satu pedagang di sekitar lokasi kejadian, dikutip dari Antara.

Ali mengaku baru menyadari peristiwa itu ketika suasana di sekitar kios ramai oleh kedatangan petugas kepolisian. "Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantung mayat".

Elin (42 tahun), yang mengaku masih melihat korban berinteraksi di depan kios pada malam takbiran Idul Fitri. Tak ada firasat apa pun, karena korban terlihat sehat dan beraktivitas seperti biasa.

"Terakhir lihat malam takbiran, masih di depan kios," ujar dia, dikutip dari Antara.

Pemilik kios usaha ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menemukan mayat salah seorang pegawainya dalam freezer, pada Sabtu, 29 Maret 2026.

Menurut AL, pemilik kios usaha ayam geprek, korban bernama Pak Bedul yang berusia sekitar 45 tahun itu merupakan pekerja lepas di tempat usahanya.

Ia mengatakan penemuan mayat pegawainya tersebut bermula saat dirinya mendatangi kios untuk memeriksa kondisinya yang ditinggalkan para pegawai mudik Lebaran.

Dari celah pintu, AL mengatakan melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer dan dirinya sontak terkejut saat mendapati jasad korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalam mesin pembeku makanan tersebut.

"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL di lokasi kejadian, Minggu (30/32026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan kemudian memberi tahu warga dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

AL mengungkapkan korban juga merupakan petugas keamanan ruko setempat selain sebagai pekerja lepas pada usaha miliknya. Saat menemukan jasad korban, menurut dia, beberapa barang operasional toko hilang.

"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," katanya.

AL mengaku belum dapat memastikan ada atau tidaknya korelasi atas hilangnya dua sepeda motor operasional toko miliknya dengan kejadian penemuan jasad itu. Namun dirinya memastikan pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat, 27 Maret 2026.

"Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," ujar dia.

AL mengatakan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. "Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja".

Penyebab kematian pria diperkirakan berusia 45 tahun itu masih diselidiki. Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu, 30 Maret 2026. terjun langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP, didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.

0 comments

    Leave a Reply