Walhi Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Warga Soal Geotermal Gunung Ungaran

IVOOX.id – Walhi Jawa Tengah meminta pemerintah mendengarkan suara masyarakat berkaitan dengan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran di perbatasan Kabupaten Semarang dan Kendal.
Deputi Direktur Walhi Jawa Tengah Nur Colis mengatakan, hal tersebut didasarkan atas pengalaman rencana pembangunan proyek geothermal di kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar.
Ia meminta pemerintah tidak memaksakan proyek dengan pendekatan dari atas ke bawah.
"Pemerintah harus paham bahwa dalam segala bentuk proyek pembangunan, fondasi utama harus berangkat dari kebutuhan rakyat, disusun bersama rakyat, dan harus ada persetujuan tanpa paksaan," kata Nur Cholis di Semarang, Minggu (30/8/2026), dikutip dari Antara.
Ia juga meminta pemerintah tidak memaksakan suatu proyek hanya demi ambisi investasi.
Ia menegaskan kedaulatan energi tidak akan pernah tercapai jika model pendekatannya masih sentralistik, berskala raksasa, dan rakus lahan.
"Pemerintah harus menempatkan rakyat sebagai aktor utama, bukan sekadar objek penderita," katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, yang terletak Kabupaten Semarang dan perbatasan Kendal, akan melalui proses perizinan ketat.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait ketahanan operasional dan dampak lingkungan proyek geotermal, Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Jawa Tengah Dwi Suryono memberikan kepastian melalui analogi historis, serta penyediaan forum dialog formal.
Ia menjelaskan fase tahun 2026 sampai 2029 merupakan pengurusan perizinan, dan setelah itu baru dilakukan kegiatan pengeboran di akhir 2028 atau 2029.


0 comments