Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua Indonesia Open 2026

IVOOX.id – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani menyusul langkah junior mereka Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ke babak kedua Indonesia Open 2026.
Dalam pertandingan babak pertama di Istora, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026, Sabar/Reza mengunci kemenangan dramatis atas pasangan Amerika Serikat Chen Zhi Yi/Presley Smith, 21-19, 13-21, 23-21.
"Seperti biasa, main di Istora tidak mudah dengan kondisi angin, dengan euforia, dengan berbagai macam faktor non-teknis. Tadi pasangan AS mainnya jauh lebih lepas. Tapi tadi kita gimana coba menerapkan pola yang baik di setiap pindah area," kata Sabar usai pertandingan, dikutip dari Antara.
Sabar mengakui bahwa pertandingan kali ini tidak berjalan dengan mudah karena kualitas lawan yang mampu menekan dan tampil tanpa beban.
Meski lolos ke babak kedua, Sabar menegaskan tidak ingin terlena karena persaingan pada level Super 1000 semakin merata sehingga setiap lawan harus diwaspadai.
Sementara itu, Reza mengungkapkan bahwa hasil yang belum memuaskan sejak awal tahun di turnamen BWF turut memengaruhi kepercayaan diri mereka saat tampil di atas lapangan.
"Mungkin mental kita juga agak sedikit drop karena juga kita tahu juga hasil dari awal tahun sampai sekarang pun kita juga belum bisa bagus, belum sesuai harapan. Jadi untuk menaikkan PD itu emang agak sedikit susah sih buat kita berdua," tutur Reza.
Pada babak 16 besar, Sabar/Reza akan menghadapi pasangan muda Tiongkok, Huang Di/Liu Yang. Reza menyebut mereka sudah memiliki gambaran permainan calon lawannya tersebut.
Sebelumnya, ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melangkah ke babak kedua Indonesia Open 2026 menghajar ganda Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi dua gim langsung 21-9, 21-13 di pertandingan babak pertama di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
"Hari ini kami mainnya berjalan dengan lancar, kami bermain all out tanpa ada gangguan juga. Tadi menurut saya benar-benar pertandingan yang luar biasa," ujar Joaquin dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Antara.
Raymond/Indra masih menunggu calon lawan antara ganda Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap atau Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti kembali menumbangkan pasangan peringkat tiga dunia asal Korea Selatan Lee So Hee/Baek Ha Na pada babak pertama BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. Tiwi/Fadia menang melalui pertarungan tiga gim 21-13, 17-21, 21-14.
Kemenangan itu menjadi hasil penting karena mereka untuk kedua kalinya secara beruntun mampu mengatasi Lee/Baek, setelah sebelumnya juga menang pada Kejuaraan Asia 2026 dengan skor 21-16, 21-17.
“Pertandingan ini pastinya tidak mudah, cukup tough juga karena ini pertemuan ketiga kami dan kami ada modal menang di pertemuan sebelumnya. Jadi kunci kemenangan kami adalah komunikasi dan saling percaya,” kata Fadia usai pertandingan, dikutip dari Antara.
Fadia mengakui pada awal gim penentuan mereka sempat terburu-buru. Beban karena pernah menang atas Lee/Baek pada pertemuan sebelumnya juga sempat terasa. Namun komunikasi di lapangan dan kepercayaan satu sama lain membantu mereka keluar dari tekanan.
“Tadi di gim ketiga kami sempat ketinggalan, mungkin karena kami terlalu terburu-buru. Mungkin ada beban juga karena sebelumnya kami menang. Cuma pelatih komunikasi untuk tetap percaya diri saja dan akhirnya kami bisa menang,” kata Fadia, dikutip dari Antara.
Pada babak kedua, Tiwi/Fadia akan menghadapi pasangan Hong Kong Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam. Kedua pasangan tersebut tercatat belum pernah bertemu sebelumnya.
Nasib berbeda dialami ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang langsung terhenti pada babak pertama setelah kalah dari pasangan China Chen Bo Yang/Liu Yi di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
Fajar/Fikri, yang datang dengan modal sebagai finalis Super 750 Singapore Open 2026 pada akhir pekan lalu, gagal menjaga tren positif mereka setelah menyerah dua gim langsung 13-21, 14-21 dalam pertandingan berdurasi 37 menit.
Pada pertandingan lainnya, nasib serupa juga dialami Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi yang kalah dari wakil Taiwan Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan dengan skor 21-13, 17-21, 11-21.
Pun demikian dengan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat yang angkat koper di babak awal setelah dari unggulan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 8-21, 13-21.


0 comments