Wakil Indonesia Capai Semifinal Singapore Open 2026 | IVoox Indonesia

June 19, 2026

Wakil Indonesia Capai Semifinal Singapore Open 2026

antarafoto-alwi-farhan-raih-emas-tunggal-putra-bulu-tangkis-sea-games-2025-17657
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah saat final tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025 di Gymnasium Thammasat University, Pathum Thani, Bangkok, Thailand, Minggu (14/12/2025). Alwi Farhan meraih medali emas tunggal putra usai mengalahkan pebulu tangkis Indonesia Moh Zaki Ubaidillah 2-1. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

IVOOX.id – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan dan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mencapai babak semifinal turnamen BWF World Tour Super 750, yakni di Singapore Open 2026.

Alwi memastikan tempat di semifinal setelah mengalahkan wakil Jepang Kodai Naraoka pada perempat final Singapore Open 2026 di Stadion Indoor Singapura, Jumat, dengan skor 21-12, 21-17.

Kemenangan itu tidak hanya membawa Alwi melangkah lebih jauh di turnamen level Super 750, tetapi juga menjadi pembalasan atas kekalahan dari Kodai pada pertemuan sebelumnya di Kejuaraan Asia 2026. Ketika itu, Alwi kalah dengan skor 16-21, 17-21.

“Alhamdulillah, senang banget pastinya bisa menang, membalas kekalahan dan ke semifinal pertama di Super 750. Tadi sempat terkejar di gim kedua tapi bisa mengontrol tekanan dan bisa menguasai keadaan,” kata Alwi dalam keterangan PBSI, Jumat (29/5/2026), dikutip dari Antara.

Alwi mengatakan pengalaman dari laga tersebut membuatnya lebih siap menghadapi pola permainan Kodai, termasuk berbagai aspek teknis dan non-teknis yang terjadi di lapangan.

Meski mampu menang dua gim langsung, Alwi mengakui pertandingan tersebut tidak sepenuhnya mudah. Pada gim kedua, ia sempat unggul cukup jauh sebelum Kodai mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 16-16.

Namun, Alwi mampu kembali mengendalikan permainan pada poin-poin kritis. Ia merebut momentum pada akhir gim kedua untuk mengunci kemenangan 21-17 sekaligus memastikan tiket semifinal.

Keberhasilan itu melanjutkan tren positif Alwi di Singapore Open 2026. Sehari sebelumnya, ia juga membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan pertama sekaligus pemain peringkat teratas dunia asal China, Shi Yu Qi, melalui pertarungan tiga gim 21-16, 19-21, 21-14.

Alwi mengatakan kemenangan atas Shi sempat menghadirkan tekanan tersendiri. Ia merasa ekspektasi terhadap dirinya meningkat, sehingga harus lebih cermat dalam mengelola pikiran saat menghadapi pertandingan berikutnya.

Di semifinal, Sabtu, 30 Mei 2026, Alwi akan menghadapi tunggal putra Prancis Alex Lanier, yang melaju ke empat besar setelah menyingkirkan wakil Denmark Anders Antonsen melalui pertandingan tiga gim 14-21, 21-16, 21-16.

Fajar/Fikri Tembus Semifinal Singapore Open 2026

Sementara, ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri merebut kembali kendali permainan di depan untuk menembus semifinal BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2026 setelah mengalahkan wakil Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Fajar/Fikri menang atas unggulan kedelapan asal Malaysia itu melalui pertandingan tiga gim 21-18, 10-21, 21-14 pada perempat final di Stadion Singapore Indoor, Singapura, Jumat, 29 Mei 2026.

“Pasti sangat senang. Kami mengucap syukur alhamdulillah bisa melaju lagi ke semifinal. Ini membuat kami lebih semangat lagi untuk pertandingan besok, lebih fokus, ada kesempatan harus dimanfaatkan lebih baik lagi,” kata Fikri setelah pertandingan dalam keterangan resmi PP PBSI, Jumat (29/5/2026), dikutip dari Antara.

Fikri mengatakan dukungan penonton yang lebih banyak mengarah kepada pasangan Malaysia tidak membuat mereka kehilangan fokus. Sebaliknya, situasi tersebut dijadikan tambahan motivasi untuk tampil lebih berani. “Hari ini penonton lebih banyak mendukung pasangan Malaysia, tapi kami coba tidak terdistraksi. Kami coba jadikan semangat untuk lebih fight melawan mereka,” ujar Fikri.

Fajar mengatakan pertandingan berlangsung tidak mudah karena Goh/Izzuddin mampu mengubah tekanan setelah kehilangan gim pertama. Menurut dia, pasangan Malaysia mulai mengambil kendali pada gim kedua, terutama melalui agresivitas Goh Sze Fei di area depan net.

“Pertandingan hari ini memang tidak mudah. Di gim pertama kami menguasai jalannya pertandingan, kami banyak menguasai bola depan. Sebaliknya di gim kedua mereka pegang kendali, terutama Goh Sze Fei. Dia sangat agresif di depan net, kami sangat kesulitan,” kata Fajar, dikutip dair Antara.

Kondisi itu membuat Fajar/Fikri berupaya memperbaiki pola permainan sejak awal gim ketiga. Mereka tidak ingin kembali kalah dalam perebutan bola depan, baik saat memegang servis maupun ketika berada dalam posisi menerima tekanan.

“Namun dari awal gim ketiga kami tidak mau kalah. Siapa pun yang pegang servis, siapa pun yang di depan, kami tidak boleh kalah bola depannya. Dengan kondisi bola yang kencang, memegang permainan depan adalah kunci,” ujar Fajar.

Fajar/Fikri selanjutnya akan berhadapan dengan wakil China Liang Wei Keng/Wang Chan yang mengalahkan Aaron Chia/Sho Wooi Yik asal Malaysia dengan skor 21-15, 21-15.

0 comments

    Leave a Reply