Visinema Studios Umumkan Film Live Action “Na Willa”, Adaptasi Buku Karya Reda Gaudiamo | IVoox Indonesia

4 Maret 2026

Visinema Studios Umumkan Film Live Action “Na Willa”, Adaptasi Buku Karya Reda Gaudiamo

Ryan Adriandhy, Sutradara & Penulis Naskah Na Willa
Ryan Adriandhy, Sutradara & Penulis Naskah Na Willa (kedua dari kiri) bersama dengan Anggia Kharisma, Produser Na Willa dan Chief Content Officer Visinema Studios dan Novia Puspa Sari, Produser Na Willa berbincang dalam acara Press Conference bertajuk Dari Buku ke Layar: Perjalanan Na Willa Menemani Keluarga Indonesia bersama Visinema Studios di Jakarta (12/11/2025). IVOOX.ID/Fahrurrazi Assyar

IVOOX.id – Setelah kesuksesan besar Jumbo yang memecahkan rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, Visinema Studios memperkenalkan proyek layar lebar terbarunya berjudul Na Willa. Film ini diadaptasi dari buku anak populer karya Reda Gaudiamo dan menjadi kolaborasi kedua dari trio kreatif di balik Jumbo sutradara dan penulis naskah Ryan Adriandhy, produser Anggia Kharisma, dan Novia Puspa Sari.

Berbeda dari Jumbo yang menghadirkan animasi penuh warna, Na Willa akan tampil dalam format live action dengan kisah yang lebih intim dan membumi. Film ini menggambarkan potret kehidupan keluarga Indonesia di era 1960-an melalui sudut pandang seorang anak perempuan berusia lima tahun bernama Na Willa. Dalam film tersebut, pendatang baru Luisa Adreena berperan sebagai Na Willa, didampingi Irma Rihi sebagai Mak dan Junior Liem sebagai Pak.

Penulis aslinya, Reda Gaudiamo, memberikan restu penuh terhadap proyek ini. “Saat tahu bahwa Visinema tertarik untuk memfilmkan Na Willa dalam bentuk live action, saya merasa sangat senang, bangga, dan terharu. Saya tahu Na Willa berada di tangan yang tepat, tangan-tangan yang mencintai Na Willa dan itu terasa kehangatannya,” ujar Reda dalam video yang ditayangkan saat peluncuran film.

Chief Content Officer Visinema Studios sekaligus produser Na Willa, Anggia Kharisma, menyebut film ini sebagai langkah baru dalam perjalanan kreatif Visinema. “Bagi kami, Na Willa bukan sekadar film, tapi ruang untuk merayakan kehangatan keluarga, tempat di mana tawa, air mata, dan percakapan kecil menjadi bagian dari perjalanan tumbuh bersama,” ujarnya.

Sutradara Ryan Adriandhy mengaku Na Willa merupakan proyek impiannya. “Saya sudah jatuh cinta dengan karakter Na Willa sejak pertama kali membaca novelnya. Selama bertahun-tahun saya membayangkan bagaimana dunia Na Willa bisa hidup di layar — warna-warni 60-an, musik, dan cara pandang anak terhadap dunia,” ujar Ryan.

Irma Rihi, pemeran Mak, menggambarkan perannya sebagai sosok ibu penuh kasih. “Mak selalu mengingatkan saya pada ibu yang cinta kasihnya besar, kuat di luar tapi lembut di dalam. Semoga film ini bisa membawa penonton merasakan hangatnya pelukan seorang ibu,” katanya.

Sementara itu, produser Novia Puspa Sari menuturkan bahwa Na Willa menjadi proyek istimewa karena menggabungkan kekuatan cerita dengan visual yang kaya. “Membangun dunia Surabaya tahun 60-an menjadi tantangan seru, dari desain set hingga nuansa warna yang khas. Kami ingin kehangatan keluarga Na Willa terasa hidup di layar,” ujarnya.

Visinema Studios berharap Na Willa dapat tayang pada momen Lebaran tahun depan, membawa penonton Indonesia bernostalgia pada masa kecil yang sederhana, jujur, dan penuh cinta.

0 comments

    Leave a Reply