Vietnam dan EFTA Resmi Menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas VEFTA di Hanoi | IVoox Indonesia

Vietnam dan EFTA Resmi Menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas VEFTA di Hanoi

EFTA-Vietnam signing 1
Foto: efta.int

IVOOX.id, Jakarta - Setelah melalui proses negosiasi selama 14 tahun, Vietnam dan negara-negara anggota EFTA meresmikan perjanjian perdagangan bebas komprehensif VEFTA.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam Le Manh Hung serta perwakilan negara anggota Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) resmi menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-EFTA (VEFTA) di Hanoi pada 18 Oktober 2026. Penandatanganan ini menandai selesainya proses negosiasi yang telah berjalan selama 14 tahun.

Proses penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam dan Presiden To Lam, Presiden Swiss Guy Parmelin, Perdana Menteri Liechtenstein Brigitte Haas, Menteri Luar Negeri Islandia Þorgerður Katrín Gunnarsdóttir, serta Sekretaris Negara Norwegia Astrid Bergmål.

Perjanjian komprehensif VEFTA mencakup berbagai sektor penting, meliputi perdagangan barang, tarif, hambatan teknis perdagangan, karantina kesehatan hewan/tumbuhan, jasa, investasi, hak kekayaan intelektual, pengadaan pemerintah, persaingan, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga pembangunan berkelanjutan.

Dalam hubungan ekonomi kedua pihak, perdagangan bilateral antara Vietnam dan negara-negara anggota EFTA mencatatkan rata-rata hampir 2 miliar USD per tahun. Komoditas ekspor utama Vietnam ke kawasan tersebut mencakup hasil laut, alas kaki, garmen, permesinan, dan produk elektronik.

Di bidang investasi, catatan hingga akhir 2025 menunjukkan bahwa Swiss memiliki 234 proyek investasi di Vietnam dengan nilai modal terdaftar lebih dari 2,4 miliar USD. Sementara itu, Norwegia mencatatkan 62 proyek investasi di Vietnam dengan nilai lebih dari 201 juta USD.

0 comments

    Leave a Reply