Tim SAR Evakuasi 83 Kantong Jenazah Longsor di Cisarua Bandung Barat, Lebih Banyak dari Daftar Pencarian

IVOOX.id – Tim SAR gabungan menyatakan sebanyak 83 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga hari ke-10 operasi pencarian.
“Secara akumulatif hingga sore ini sebanyak 83 kantong jenazah. Jumlah ini sudah melebihi dari jumlah dalam daftar pencarian. Namun dari identifikasi DVI ada kantong jenazah yang melebihi dari satu namun memiliki identitas tunggal,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana di Bandung, Senin (3/2/2025), dikutip dari Antara.
Ade menjelaskan, dari total tersebut, sebanyak 61 korban telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Dari jumlah itu, 45 orang tercatat sebagai warga setempat yang masuk dalam daftar pencarian, sementara 16 lainnya berada di luar data awal.
“Dari 61 korban yang teridentifikasi, 45 korban sesuai dalam daftar pencarian. Kemudian dua korban teridentifikasi namun tidak tercantum dalam daftar pencarian,“ katanya.
Dengan demikian, lanjut Ade, masih terdapat 35 korban yang belum dapat dipastikan identitasnya, termasuk sekitar 20 korban yang masih berupa kantong jenazah dan dalam proses identifikasi.
Ia menambahkan, pelaksanaan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan sesuai dengan keputusan penetapan status tanggap darurat bencana.
“Sesuai dengan keputusan pemerintah terkait tanggap darurat bencana, operasi SAR direncanakan akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan dan akan dievaluasi pada hari ketujuh,” kata Ade.
Selain itu, Tim SAR gabungan juga memperluas wilayah pencarian dengan menggeser sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2 setelah evaluasi lapangan menunjukkan adanya potensi keberadaan korban di area tersebut.
Sebelumnya, operasi SAR pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat masih terus dilakukan. Hingga hari kesembilan operasi SAR, sudah 74 kantong jenazah yang dievakuasi dari lokasi longsor. Dengan demikian, jumlah korban yang belum ditemukan tinggal enam orang.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban dengan membuka worksite A3 pada Minggu (1/2/2026). Hal itu dilakukan agar semakin besar kemungkinan penemuan korban longsor.
"Upaya tersebut memberikan hasil positif. Sebanyak dua kantong jenazah berhasil dievakuasi dari worksite A3 dan dua kantong jenazah dari worksite A2," kata Ade dalam siaran pers dikutip Senin (2/2/2026).
Kantong jenazah yang dievakuasi telah diberikan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar. Hingga Minggu (1/2/2026), tim DVI Polda Jabar telah mengidentifikasi 57 korban longsor.
Meski sempat turun hujan, kata Ade, kondisi itu tidak menghambat proses pencarian korban longsor.
"Seluruh unsur, Basarnas, TNI, Polri, kementerian, lembaga, relawan, terus bekerja secara profesional dan penuh dedikasi dalam misi kemanusiaan ini," kata Ade.
Pada hari kesembilan pencarian korban, tim SAR fokus mengandalkan alat berat dalam pencarian korban longsor. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik korban yang tertimbun longsor tak lagi sempurna.


0 comments