Tim SAR Evakuasi 48 Kantong Jenazah Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat

IVOOX.id – Tim SAR gabungan menyatakan sebanyak 48 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga hari keempat operasi pencarian.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan pada hari keempat pencarian, tim SAR gabungan menemukan delapan kantong jenazah yang kemudian diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk dilakukan proses identifikasi.
“Hari keempat ini kami menemukan delapan body pack. Sampai pukul 18.30 WIB total temuan sejak hari pertama mencapai 48 body pack yang telah diserahkan kepada Tim DVI,” ujar Ade di Bandung Barat, Selasa, (27/1/2026), dikutip dari Antara.
Ia menyampaikan, berdasarkan pembaruan data dari penanggung jawab penanganan bencana, jumlah warga terdampak longsor bertambah menjadi 155 jiwa, dengan rincian 75 orang selamat dan 80 orang dilaporkan hilang sejak peristiwa terjadi.
Dari total warga yang dilaporkan hilang tersebut, lanjut Ade, sebanyak 48 orang telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan, sehingga masih terdapat 33 orang yang hingga kini dalam proses pencarian.
“Untuk hari ini pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali,” katanya.
Ade menjelaskan, operasi pencarian sempat terhambat akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Cisarua dan sekitarnya sejak pagi hari.
Selain itu, Tim SAR gabungan juga memperluas wilayah pencarian dengan menggeser sebagian personel dari sektor A2 ke sektor B2 setelah evaluasi lapangan menunjukkan adanya potensi keberadaan korban di area tersebut.
“Hari ini kami mulai pukul 07.30 WIB dalam kondisi hujan hingga siang. Alhamdulillah sore hari cuaca cerah sehingga kami bisa menemukan delapan body pack,” ujar Ade.
Ia menambahkan pelaksanaan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan sesuai dengan keputusan penetapan status tanggap darurat bencana.
“Sesuai dengan keputusan pemerintah terkait tanggap darurat bencana, operasi SAR direncanakan akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan dan akan dievaluasi pada hari ketujuh,” kata Ade.
DVI Polda Jabar Identifikasi 30 Jenazah Korban Longsor
Sementara, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi 30 jenazah korban tanah longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan hingga saat ini pos DVI di lokasi pencarian telah menerima 48 kantong jenazah dari tim SAR gabungan.
“Dari 48 kantong jenazah tersebut kami telah berhasil mengidentifikasi kurang lebih 30 jenazah dan itu sudah diserahkan kepada keluarga korban,” katanya di Bandung Barat, Selasa (27/1/2026), dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan tim DVI terus melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi melalui tahapan rekonsiliasi data.
“Untuk selanjutnya, dari sisa jenazah yang ada kami melaksanakan kegiatan rekonsiliasi berkaitan dengan proses identifikasi yang sudah dilakukan, baik pembandingan data post-mortem maupun ante-mortem,” katanya.
Hendra berharap, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi dapat terus bertambah seiring dengan proses pencocokan data oleh tim forensik.
“Karena berdasarkan laporan yang kami terima, jumlah orang hilang terus diperbarui setiap hari. Kami akan melayani sampai seluruh proses selesai,” kata dia.
Pihaknya juga mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (Den K9 SAR) untuk mempercepat proses pencarian korban tanah longsor di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.
“Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dia.
Ia mengharapkan kehadiran Den K9 SAR membantu tim gabungan dalam mendeteksi keberadaan korban yang tertimbun material longsor, terutama di area yang sulit dijangkau alat berat.
Berdasarkan data sementara hingga Selasa, 27 Januari 2026, pukul 18.45 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi dan mengirimkan total 48 kantong jenazah ke pos DVI untuk proses identifikasi lebih lanjut. Dari jumlah tersebut masih terdapat 18 kantong jenazah yang hingga kini masih dalam proses identifikasi.


0 comments