Tidak Ada Wakil Indonesia di Semifinal Korea Open 2026

IVOOX.id – Tim bulu tangkis Indonesia dipastikan tidak punya wakil yang melaju ke babak semifinal Korea Open 2026. Dua wakil Tim Merah Putih yakni tunggal putri Ni Kadek Dhinda Pratiwi dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting terhenti di babak perempat final.
Mengutip Antara, di perempat final, Kadek mengakui ketangguhan tunggal putri Jepang sekaligus unggulan kedua pada turnamen ini Akane Yamaguchi dua gim langsung 13-21, 18-21. Ia mengaku puas dengan pencapaiannya meski harus terhenti di babak perempat final Korea Open 2026.
"Di luar hasil hari ini, saya pasti senang banget karena enggak mudah juga bisa mencapai babak delapan besar apalagi harus melewati kualifikasi dengan lawan-lawan yang tangguh. Hanya tentunya saya enggak puas juga, pasti ingin hasil yang lebih lagi," kata Kadek dalam keterangan PBSI, dikutip dari Antara.
Pada pertandingan perempat final menghadapi unggulan kedua tersebut, Kadek menilai ia belum bisa tampil maksimal pada laga dengan tempo permainan cepat.
"Saya kurang bisa menahan bola-bola dia jadi mudah mati sendiri. Pengembalian lobnya sangat dalam dan jauh dari jangkauan, itu membuat saya sangat kesulitan," ujar Kadek.
Kadek pun ingin meningkatkan kondisi fisik usai kekalahan tersebut. "Ke depan pasti harus lebih kuat lagi fisiknya, karena pasti kalau lawannya pemain top itu memang enggak gampang mati, bolanya juga susah-susah," kata Kadek.

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dalam babak perempat final Korea Open 2026 yang berlangsung di Yoseo, Korea Selatan, Jumat (6/11/2026). Ginting mengakui ketangguhan tunggal Hong Kong Jason Gunawan lewat drama rubber gim 25-23, 11-21, 13-21. (ANTARA/HO-PBSI)
Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting menelan pil pahit setelah kalah dari tunggal Hong Kong Jason Gunawan dalam pertandingan yang berlangsung hingga rubber gim, 25-23, 11-21, 13-21, Jumat, 6 November 2026.
"Menurut saya cukup positif proses dari Korea Open minggu ini. Di mana tiga kali main, bisa mengatasi kendala di lapangan dengan baik kecuali hari ini yang kurang di pola strategi saja," kata Ginting dalam keterangan resmi PBSI, dikutip dari Antara.
Meski demikian, Ginting mengaku masih banyak hal yang harus ditingkatkan olehnya setelah kandas di turnamen BWF Super 500 tersebut.
"Bukan cuman soal menang kalahnya tapi progresnya waktu dicoba di lapangan buat lebih tenang, cari strategi pola main segala macam sudah lebih enak aja dibanding sebelum-sebelumnya dan mungkin saya sudah bisa mulai kembali menikmati pertandingan demi pertandingan," ungkap Ginting yang merasa sudah mulai menemukan sentuhannya kembali.
Tunggal peringkat ke-67 tersebut mengakui bahwa penampilannya menghadapi Jason Gunawan kali ini masih inkonsisten dengan kerap melakukan kesalahan sendiri.
Kekalahan ini juga menjadi kekalahan perdana Ginting dari Jason Gunawan.
Dalam pertemuan pertama sebelumnya pada perempat final Hong Kong Open 2024, Ginting membungkam Jason lewat rubber gim.
Terhentinya Kadek dan Ginting membuat Indonesia dipastikan gigit jari tanpa membawa pulang gelar turnamen BWF Super 500 tersebut.


0 comments