Tersisa Jojo dan Ubed di Perempat Final Malaysia Masters 2026 | IVoox Indonesia

May 23, 2026

Tersisa Jojo dan Ubed di Perempat Final Malaysia Masters 2026

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie pada pertandingan babak perempat final Denmark Open 2025 di Jynske Arena, Jumat (17/10/2025). Jojo memetik kemenangan dramatis atas tunggal China Li Shi Feng lewat rubber gim 21-18, 21-23, 21-17. (ANTARA/HO-PBSI)

IVOOX.id – Jonatan Christie dan Mohammad Zaki Ubaidillah menjadi wakil terakhir Indonesia di BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026 yang akan memasuki rangkaian babak perempat final pada Jumat, 22 Mei 2026. Keduanya dijadwalkan tampil di Lapangan 3 Axiata Arena, Kuala Lumpur, menjaga peluang Merah Putih merebut gelar.

Mengutip Antara, Jojo akan menjadi wakil pertama Indonesia yang turun bertanding. Unggulan keempat itu ditantang pebulu tangkis muda China, Hu Zhe An, pada laga yang dijadwalkan mulai pukul 08.50 WIB.

Meski masih berusia 19 tahun, Hu tengah mendapat suntikan kepercayaan diri tinggi berkat keberhasilan menciptakan kejutan saat menyingkirkan wakil Prancis Alex Lanier di babak sebelumnya dengan skor 15-21, 21-16, 21-15.

Pemain muda China tersebut juga dikenal sebagai salah satu rival kuat generasi junior Indonesia, termasuk kerap bersaing dengan Alwi Farhan pada level usia muda.

Situasi itu membuat Jojo perlu mewaspadai ancaman Hu, terlebih pada babak sebelumnya ia sempat mendapat perlawanan sengit dari wakil Taiwan, Wang Po Wei, sebelum akhirnya menang dengan 21-16, 19-21, 21-13.

Sementara itu, Ubed akan menghadapi ujian berat saat bertemu unggulan ketiga asal Prancis, Christo Popov, pada laga yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB.

Ubed tengah berada dalam tren positif setelah sukses membalas kekalahan dari wakil Korea Selatan Jeon Hyeok-jin di babak kedua dengan skor 21-10, 16-21, 21-16. Namun, Popov bukan lawan sembarangan. Tunggal putra andalan Prancis itu sebelumnya menyingkirkan Anthony Sinisuka Ginting dengan 21-17, 21-14.

Pertemuan Ubed dengan Popov akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pemain.

Jonatan dan Ubed berada di bagan berbeda sehingga peluang terciptanya final sesama Indonesia masih terbuka apabila keduanya mampu melewati hadangan lawan masing-masing.

Semua wakil Indonesia gagal melewati babak delapan besar. Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terhenti pada babak 16 besar Malaysia Masters 2026 sekaligus memastikan Indonesia tanpa wakil ganda campuran di perempat final turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

Amri/Nita harus mengakui keunggulan unggulan kedua asal Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei setelah kalah 19-21, 20-22 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis, 21 Mei 2026.

Kekalahan itu melengkapi kegagalan dua wakil Indonesia lainnya di sektor ganda campuran. Sebelumnya, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil kalah dari pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje dengan skor 21-13, 10-21, 13-21.

Nasib serupa dialami Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti yang takluk dari pasangan Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 21-18, 18-21, 16-21.

Meski kalah, Amri/Nita sejatinya tampil cukup kompetitif menghadapi pasangan unggulan tuan rumah. Pada gim pertama mereka sempat mampu mengejar ketertinggalan sebelum gagal memanfaatkan momentum di poin-poin akhir.

“Jalannya pertandingan hari ini sebenarnya pola mainnya sudah sesuai, namun di game pertama setelah bisa mengejar ketertinggalan kami malah tidak bisa memanfaatkan kesempatan,” kata Nita dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga, dikutip dari Antara.

Peluang besar sebenarnya hadir pada gim kedua ketika pasangan Indonesia unggul 20-16. Namun, empat poin beruntun dari pasangan Malaysia membuat momentum berubah dan memupus harapan membawa pertandingan ke rubber game.

“Kami mainnya sudah benar bahkan sempat banyak memegang kendali permainan, namun eksekusi kami kurang nekat dan kurang tenang. Jadinya bola yang seharusnya jadi poin malah jadi bumerang buat kami,” kata Amri, dikutip dari Antara.

Sementara pasangan ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari terhenti pada babak 16 besar BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis, 21 Mei 2026.

Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan pasangan China Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min setelah kalah melalui pertandingan tiga gim 10-21, 21-15, 17-21.

“Evaluasi ke depannya, kami harus punya pola permainan yang lebih taktis,” kata Apriyani dalam keterangan resmi PP PBSI selepas pertandingan, dikutip dari Antara.

Pasangan Indonesia sempat kesulitan pada gim pertama setelah terbawa pola permainan lawan yang mengandalkan reli panjang dan bola-bola lurus.

“Di game pertama kami masih kaget dengan pola permainan lawan yang panjang-panjang lurus dan kami terbawa pola lawan. Kami banyak kehilangan poin dan tertekan,” ujar Lanny, dikutip dari Antara.

Dengan tersingkirnya Apriyani/Lanny, Indonesia tidak memiliki wakil pada perempat final sektor ganda putri Malaysia Masters 2026.

0 comments

    Leave a Reply