Taman Bumi Natuna Diusulkan Jadi Kandidat UNESCO Global Geopark | IVoox Indonesia

May 16, 2026

Taman Bumi Natuna Diusulkan Jadi Kandidat UNESCO Global Geopark

Pintu masuk gunung Ranai salah satu geosite geopark Natuna
Pintu masuk gunung Ranai salah satu geosite geopark Natuna pada Mei 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

IVOOX.id – Geopark atau taman bumi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menjadi kandidat Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp). 

Sekretaris II Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Natuna, Ryannaldo mengatakan Geopark Natuna sebelumnya telah diakui secara nasional dan kini tengah diusulkan untuk memperoleh pengakuan internasional dari UNESCO. Geopark Natuna, kata dia, telah lolos tahap administrasi dan kini memasuki tahap Aspiring UGGp, yakni tahapan menuju pengakuan resmi UNESCO.

“Tahun ini ada dua geopark yang menjadi kandidat, yaitu Natuna dan Tambora,” ucap dia, Jumat (15/5/2026), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, pada Rabu, 13 Mei 2026, tim Geopark Natuna telah mempresentasikan berbagai keunggulan kawasan, rencana pengembangan, serta tantangan yang dihadapi daerah kepada tim asesor UGGp Indonesia, dewan pakar nasional, dan kementerian terkait melalui pertemuan dalam jaringan

“Melalui Zoom, kami memaparkan potensi Geopark Natuna beserta strategi pengembangannya,” katanya.

Dari hasil presentasi tersebut, tim asesor dan dewan pakar memberikan sejumlah masukan untuk memperkuat materi usulan Geopark Natuna menjadi diakui oleh UNESCO.

Beberapa saran yang diberikan antara lain penguatan tema utama geopark, penyempurnaan peta tematik, peningkatan publikasi geogastronomi khas Natuna, penguatan jejaring dan kemitraan, serta konsistensi program edukasi dan pelestarian lingkungan kawasan geosite.

Ryannaldo menambahkan, setelah melewati tahapan aspiring, proses selanjutnya adalah pengajuan penilaian kepada UNESCO yang akan dilanjutkan dengan evaluasi dan presentasi di hadapan asesor UNESCO.

Ia menjelaskan, apabila diakui UNESCO, geopark Natuna akan lebih dikenal dunia. Hal itu, akan meningkatkan kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi, memperkuat pelestarian, dan meningkatkan citra daerah.

“Setelah tahapan ini, proses akan berlanjut ke penilaian UNESCO,” ujar dia.

0 comments

    Leave a Reply