Super League 2026/2027: Persik Kediri Taklukkan PSS Sleman 2-1

IVOOX.id – Persik Kediri memetik kemenangan kandang 2-1 saat menjamu PSS Sleman pada laga pekan keenam kompetisi Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis, 22 Oktober 2026.
Mengutip Antara, dua gol kemenangan Persik Kediri ditorehkan oleh Ernesto Gomez pada menit ke-8 dan menit ke-42. Sedangkan satu gol dari PSS Sleman disumbang oleh Melvyn Lorenzen pada menit ke-31.
Pada laga tersebut, tim tuan rumah membuka catatan golnya dari titik penalti usai Jose Enrique dilanggar oleh pemain belakang PSS Sleman.
Ernesto Gomes yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang tersebut dan berhasil membawa Persik Kediri unggul sementara 1-0.
Tertinggal gol dari tuan rumah, PSS Sleman merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Gol penyama kedudukan pun terjadi pada menit ke-31 melalui striker asing mereka Melvyn Lorenzen.
Bermain di hadapan pendukung sendiri membuat punggawa Persik Kediri tak mau hanya cukup bermain dengan hasil seri. Barbosa dan pemain lainnya pun kembali mengambil inisiatif serangan dan mengambil alih permainan.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan ke gawang PSS Sleman akhirnya membuahkan hasil. Memanfaatkan bola liar di depan gawang PSS Sleman, Ernesto Gomes lantas melepaskan tandukan yang memaksa Pedro Caracoci memungut bola dari gawangnya.
Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah yang bertahan hingga akhir laga.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengapresiasi anak asuhnya yang mampu bermain baik.
Marcos mengatakan kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Persik sekaligus hadiah bagi para pendukung yang hadir langsung di stadion.
Menurut dia, dukungan suporter yang memadati Stadion Brawijaya, Kota Kediri, juga menjadi penyemangat.
Ia mengaku senang melihat Stadion Brawijaya kembali dipenuhi suporter yang memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
“Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Kemenangan ini untuk para suporter yang datang ke stadion. Sangat menyenangkan melihat Stadion Brawijaya dipenuhi orang-orang yang menikmati pertandingan dan mendukung kami,” kata Marcos seusai laga, dikutip dari Antara.
Ia juga mengakui pertandingan melawan PSS Sleman tidak berjalan mudah. Kondisi angin yang cukup kencang membuat permainan menjadi lebih sulit dikendalikan, terutama bagi Persik yang berupaya membangun serangan sesuai pola permainan yang diterapkan.
Menurut Marcos, PSS Sleman juga telah mempersiapkan strategi tekanan yang menyulitkan Persik dalam mengembangkan permainan. Meski demikian, para pemainnya mampu mengatasi tekanan tersebut dan menciptakan sejumlah peluang.
Marcos menilai timnya sebenarnya berpeluang menambah gol ketiga untuk membuat pertandingan lebih nyaman, tetapi penyelesaian akhir belum menghasilkan gol tambahan.
“Kami mencetak dua gol dan memiliki banyak peluang. Saya pikir kami bisa mencetak gol ketiga agar pertandingan lebih mudah, tetapi itu tidak terjadi. Kami harus berjuang sampai akhir, dan akhirnya berhasil mendapatkan kemenangan,” ujarnya.
Marcos menegaskan tiga poin yang diraih Persik bukan hanya penting bagi tim, melainkan juga bagi masyarakat Kota Kediri dan para suporter. Ia berharap timnya terus meningkatkan performa dan menjaga konsistensi pada pertandingan berikutnya.
Dengan hasil ini, Persik berada di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 10 poin dan PSS Sleman di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan empat poin.
Sementara, pelatih PSS Sleman Pieter Huistra usai pertandingan menilai timnya bermain cukup baik, tetapi kesalahan individu di lini pertahanan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Pieter mengatakan kedua tim menunjukkan permainan positif dan sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun, ia menilai PSS Sleman kurang beruntung dalam sejumlah keputusan pertandingan, termasuk penalti yang diberikan kepada lawan dan gol PSS yang dianulir karena offside.
“Kedua tim bermain dengan cara yang positif, seperti sepak bola seharusnya dimainkan. Kedua tim memiliki peluang,” kata Pieter, dikutip dari Antara
Ia menilai keputusan penalti yang diberikan kepada lawan cukup mudah, jika dilihat dari sudut pandang timnya.
Dirinya juga mempertanyakan keputusan wasit yang menganulir gol PSS Sleman karena menilai posisi pemain dalam proses terjadinya gol tersebut tidak menunjukkan offside.
Menurut dia, posisi yang dipersoalkan terjadi dalam rangkaian serangan sebelum umpan terakhir menuju gol. Karena itu, ia berharap keputusan tersebut dapat dievaluasi dengan melihat kembali tayangan pertandingan.
Meski menyoroti sejumlah keputusan pertandingan, ia mengakui timnya melakukan kesalahan yang harus segera diperbaiki. Ia menilai kesalahan di lini pertahanan memberikan lawan kesempatan terlalu mudah untuk menciptakan peluang berbahaya.
“Kesalahan bertahan tidak boleh memberikan kesempatan dua atau tiga kali kepada lawan untuk melakukan tembakan atau sundulan yang berujung gol,” ujarnya.
Ia mengatakan PSS sempat menunjukkan periode permainan yang baik, terutama menjelang akhir babak pertama setelah mencetak gol penyeimbang. Namun, pada babak kedua, timnya dinilai belum mampu menjaga permainan secara konsisten dan beberapa kali kehilangan penguasaan bola.
Ia menegaskan PSS harus memperbaiki aspek pertahanan serta mengurangi kesalahan individu agar dapat meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Ia juga mengapresiasi perkembangan permainan tim dalam tiga pertandingan terakhir. Menurut dia, para pemain mulai memahami pola permainan yang diinginkan dan menunjukkan peningkatan kondisi fisik setelah menjalani persiapan yang tidak ideal.
Ia menjelaskan persiapan pramusim PSS menghadapi sejumlah kendala, termasuk persoalan kontrak pemain. Jeda kompetisi saat agenda FIFA menjadi kesempatan bagi tim untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan pemahaman pemain terhadap strategi pelatih.
“Sekarang perlahan-lahan saya mulai melihat tim seperti yang saya inginkan. Kami masih bisa dan harus bermain lebih baik,” katanya
Ia menambahkan, proses adaptasi PSS juga dipengaruhi perbedaan kualitas dan komposisi pemain ketika tim promosi dari Liga 2 ke kompetisi kasta tertinggi.
Menurut dia, proses perekrutan pemain dan penyusunan tim membutuhkan perencanaan agar sesuai dengan kebutuhan taktik.
Selain membahas performa tim, Pieter menyampaikan apresiasi kepada suporter PSS yang tetap mendukung tim saat menjalani pertandingan tandang. Ia menilai dukungan suporter menjadi bagian penting bagi tim, meskipun hasil pertandingan terkadang tidak sesuai harapan.
“Kami selalu menghargai suporter yang bepergian bersama tim. Terkadang mereka marah ketika kami kalah, dan itu tidak masalah,” ujarnya.
Pieter berharap PSS dapat segera mengevaluasi kekurangan, memperbaiki kesalahan individu, dan memanfaatkan pertandingan selanjutnya untuk kembali meraih hasil positif.


0 comments