Super League 2026/2027: Bhayangkara Menang Lawan Isenmulang Kalteng 2-0 | IVoox Indonesia

Super League 2026/2027: Bhayangkara Menang Lawan Isenmulang Kalteng 2-0

Pertandingan anatar Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Isenmulang Kalteng FC
Pertandingan anatar Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Isenmulang Kalteng FC dalam lanjutan Super League Musim 2026/2027, di Bandarlampung, Sabtu (19/9/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

IVOOX.id – Bhayangkara Presisi Lampung FC menghempaskan perlawanan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League Musim 2026/2027 di Stadion PKOR Wayhalim, Kota Bandarlampung, Sabtu, 19 September 2026.

Mengutip Antara, dua gol kemenangan Bhayangkara tercipta pada babak kedua melalui kaki Allano pada menit ke-54 dan M Ikhsan pada masa tambahan waktu 90+3.

Dengan kemenangan ini Bhayangkara FC sukses mengamankan poin penuh pertama lewat pertarungan sengit melawan Isenmulang.

Laga tersebut berjalan ketat sejak peluit pertama dibunyikan. Bhayangkara membuka ancaman pada menit ke-15 lewat peluang pemain nomor 7 Ristovski, namun sepakan dari dalam kotak penalti masih terlalu lemah sehingga dengan mudah diamankan kiper Isenmulang Kalteng FC.

Tim tamu membalas serangan di menit ke-24 memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan, namun tembakan V. Biano (97) masih menyamping.

​Gelombang serangan Bhayangkara berlanjut di menit ke-29 saat tusukan Moussa Sidibe nyaris dituntaskan Allano, tetapi sontekannya memantul bek lawan dan bergulir tipis di sisi gawang. Isenmulang pun tak tinggal diam menit ke-33, sepakan terukur pemain nomor 12 memaksa Awan Setho melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga skor tetap 0-0 hingga turun minum.

​Memasuki babak kedua, Bhayangkara langsung tancap gas. Menit ke-45, kerja sama Ocampo dan Allano masih bisa dibendung lini pertahanan Isenmulang. Sundulan Ocampo di menit ke-51 juga belum membuahkan hasil.

​Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Menerima umpan dari luar kotak penalti, Allano yang terlepas dari jebakan offside mampu menahan bola dengan sempurna dan melepaskan sepakan keras yang gagal dibendung oleh penjaga gawang lawan.

​Tertinggal satu gol, Isenmulang merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Berbagai upaya dilancarkan untuk mengejar ketertinggalan, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat gol penyeimbang tak kunjung hadir.

​Pada penghujung laga, tensi makin memuncak. Pemain nomor 7 Bhayangkara nyaris menambah keunggulan di menit ke-90, tetapi tendangannya masih bisa ditepis kiper.

​Kemenangan Bhayangkara akhirnya dikunci secara dramatis pada menit 90+3. Lewat skema serangan balik cepat, Allano mampu memenangkan duel dan mengecoh bek Isenmulang, lalu memberikan umpan manja yang diselesaikan dengan dingin oleh M. Ikhsan. Skor 2-0 menutup laga untuk kemenangan Bhayangkara

Atas kemenangan ini Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke urutan 9 klasemen sementara Super League musim 2026/2027 dengan lima poin dari tiga pertandingan. Sementara itu Isenmulang Kalteng FC bertahan di juru kunci tanpa sekali pun kemenangan.

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Oscar Bruzon mengungkapkan perubahan strategi menjadi salah satu faktor penting yang membuat timnya menang.

"Perubahan taktik terutama di lini tengah menjadi lebih kuat sehingga penguasaan permainan perlahan beralih dan ini menjadi faktor penentu kemenangan malam ini," kata dia di Bandarlampung, Sabtu (19/9/2026), dikutip dari Antara.

Oscar mengatakan kemenangan ini tidak diraih dengan mudah karena lawan juga menekan mereka lewat serangan balik.

"Terlebih kondisi angin kencang juga membuat pemain harus bekerja lebih keras dalam mengendalikan permainan," kata dia.

Oscar mengatakan Bhayangkara berhasil memenuhi target tidak kebobolan.

"Sejak awal kami memiliki dua tujuan, yakni meraih tiga poin dan menjaga gawang tetap aman. Saya senang karena kedua tujuan itu berhasil kami capai," kata Oscar.

Ini tiga poin pertama Bhayangkara di kandangnya.

Sementara, pelatih Kepala Isenmulang Kalteng FC Mundari Karya menyebutkan Bhayangkara dan Isenmulang bermain bagus meski timnya kalah.

"Saya pikir kedua tim bertanding bagus sekali hari ini. Cuma saya pertanyakan kepemimpinan wasit. Terus terang saya agak kecewa," kata dia setelah pertandingan di Bandarlampung, Sabtu (19/9/2026), dikutip dari Antara.

Menurut dia, timnya telah membuat sejumlah perubahan dalam mengimbangi lawan, termasuk menghadapi bola-bola panjang. Namun, beberapa peluang membangun serangan balik terhenti akibat keputusan wasit.

"Kalau di dalam sepak bola itu ada momen namanya transisi. Banyak gol terjadi dalam situasi transisi. Banyak momen yang menurut saya saat kami punya kesempatan itu justru distop," ujarnya.

Mundari tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya dan kekalahan menjadi bagian dari proses pembelajaran agar beradaptasi dengan berbagai situasi dalam pertandingan.

Bhayangkara naik ke urutan 9 klasemen Super League dengan lima poin dari tiga pertandingan, sedangkan Isenmulang tetap juru kunci.

0 comments

    Leave a Reply