Super League 2026/2027: Bali United Menang di Kandang Arema FC 3-1 | IVoox Indonesia

Super League 2026/2027: Bali United Menang di Kandang Arema FC 3-1

Pesepak bola Arema FC Gabriel Silva Costa
Pesepak bola Arema FC Gabriel Silva Costa (kanan) berusaha mempertahankan bola dari hadangan pesepak bola Bali United Thijmen Goppel (kiri) dalam pertandingan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026). Bali United mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

IVOOX.id – Bali United membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan tuan rumah Arema FC dengan skor 3-1 dalam pertandingan pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mengutip Antara, dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu, 31 Oktober 2026, tiga gol Bali United dicetak Marko Dugandzic, Irfan Jaya, dan Teppei Yachida, sedangkan gol balasan Arema FC disumbangkan Careca.

Pertandingan tersebut juga diwarnai dua kartu merah bagi pemain Arema FC, yakni Alfeandra Dewangga dan Julian Guevara, sehingga tuan rumah mengakhiri laga dengan sembilan pemain.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil berimbang dan saling berupaya membangun serangan untuk membuka keunggulan.

Arema FC yang bertindak sebagai tuan rumah beberapa kali mengambil inisiatif menyerang melalui sektor tengah dan kedua sayap.

Sementara itu, Bali United menerapkan permainan disiplin dengan mengandalkan serangan balik cepat untuk menembus pertahanan tuan rumah.

Strategi tersebut membuahkan hasil ketika Marko Dugandzic membawa Bali United unggul 1-0 pada menit ke-40.

Menjelang turun minum, Irfan Jaya menggandakan keunggulan tim tamu melalui gol pada menit ke-45.

Skor 2-0 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Arema FC berupaya meningkatkan tekanan untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi Bali United tetap mampu menciptakan peluang berbahaya.

Bali United memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-67 melalui Teppei Yachida yang menuntaskan peluang di depan gawang tuan rumah.

Situasi Arema FC semakin sulit setelah Alfeandra Dewangga menerima kartu merah pada menit ke-74. Dewangga sebelumnya masuk menggantikan Arkhan Fikri pada menit ke-66.

Meski bermain dengan 10 pemain, Arema FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Careca pada menit ke-79 sehingga kedudukan berubah menjadi 1-3.

Pada masa tambahan waktu babak kedua, Arema FC kembali kehilangan seorang pemain setelah Julian Guevara menerima kartu merah pada menit ke-90+2.

Pemain asal Kolombia itu sebelumnya masuk menggantikan Betinho pada menit ke-85 sehingga Arema FC harus menuntaskan pertandingan dengan sembilan pemain.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Bali United mempertahankan keunggulan 3-1 dan memastikan tiga poin dari lawatannya ke Kanjuruhan.

Pelatih Bali United Johnny Jansen memuji konsistensi dan kedisiplinan para pemainnya sepanjang pertandingan setelah meraih kemenangan di kandang Arema FC dengan skor 3-1.

Johnny mengatakan timnya mampu menjaga kestabilan permainan selama 90 menit, baik ketika membangun serangan maupun melancarkan serangan balik.

"Pemain telah bermain sebagaimana yang saya inginkan, kami harus bertahan terlebih dulu, menguasai bola, menciptakan ruang, berlari ke belakang pertahanan lawan, hingga mencetak gol. Secara keseluruhan ini begitu bagus," kata Johnny dalam konferensi pers seusai pertandingan, Sabtu (31/10/2026), dikutip dari Antara.

Pelatih asal Belanda itu menilai kemenangan timnya juga tidak terlepas dari kemampuan para pemain mengantisipasi situasi bola mati (set piece) dan serangan balik yang menjadi salah satu kekuatan Arema FC.

"Kami mengandalkan penjagaan disiplin, pemain kami jeli melihat posisi pemain lawan," ujarnya.

Johnny mengatakan kemenangan tersebut menjadi hasil penting karena sekaligus mengakhiri catatan tanpa kemenangan Bali United dalam pertandingan tandang sejak awal musim.

Sebelum menghadapi Arema FC, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu mencatatkan satu hasil imbang dan dua kekalahan dalam tiga pertandingan tandang.

Bali United bermain imbang 1-1 saat menghadapi Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten.

Adapun dua kekalahan dialami Bali United ketika menghadapi Borneo FC dengan skor 0-1 di Stadion Segiri dan Java United dengan skor 2-3 di Stadion Jatidiri.

Johnny berharap kemenangan perdana di kandang lawan tersebut menjadi momentum bagi timnya untuk mempertahankan performa positif pada pertandingan berikutnya.

"Kami harus bisa lebih bagus lagi ke depannya, karena semua tim di sini (Super League) pastinya akan bermain lebih baik juga," katanya.

Sementara, pelatih sementara Arema FC Andre Caldas menilai menurunnya mental bertanding para pemain menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya. Ia mengatakan Arema sebenarnya memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan setelah Bali United mencetak gol pertama.

"Gol pertama Bali United terjadi pada menit ke-40 dan kami punya peluang mencetak gol yang belum bisa dimanfaatkan. Namun, begitu gol kedua terjadi pada menit ke-45, saya merasa mental pemain langsung turun drastis," kata Andre dalam konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2026), dikutip dari Antara. ,

Bali United unggul dua gol pada babak pertama melalui Marko Dugandzic pada menit ke-40 dan Irfan Jaya pada menit ke-45.

Andre mengatakan jajaran pelatih berupaya membangkitkan semangat para pemain saat jeda pertandingan sekaligus melakukan penyesuaian strategi agar Arema dapat mengejar ketertinggalan.

Upaya tersebut sempat membuat para pemain tampil lebih bersemangat dan menunjukkan determinasi untuk mencetak gol balasan.

Namun, Bali United kembali memperbesar keunggulan melalui Teppei Yachida pada menit ke-67 setelah berhasil menaklukkan penjaga gawang Arema FC Syahrul Trisna.

Situasi Arema semakin sulit setelah Alfeandra Dewangga, yang masuk menggantikan Arkhan Fikri pada menit ke-66, menerima kartu merah pada menit ke-74.

Meski bermain dengan 10 orang, Arema mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Careca pada menit ke-79.

Arema kemudian harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah Julian Guevara, yang masuk menggantikan Betinho, juga menerima kartu merah pada menit ke-90+2.

Andre menilai dua gol yang bersarang ke gawang timnya pada babak pertama sangat memengaruhi kepercayaan diri pemain dalam menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.

"Ini adalah momen buruk bagi kami dan menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi," ujarnya.

Meski demikian, Andre menegaskan kekalahan tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab para pemain.

"Seperti yang kalian ketahui, selama saya di sini, saya mengambil tanggung jawab," katanya.

0 comments

    Leave a Reply