Stok Bahan Pokok Setelah Lebaran Cukup, Mendag Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir

IVOOX.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan, kondisi ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok (bapok) pascalebaran tetap aman dan terkendali. Karena itu ia meminta masyarakat tidak perlu merasa khawatir ataupun melakukan pembelian berlebihan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi membeli stok berlebihan karena ketersediaan bapok saat ini aman,” ujar pria yang akrab disapa Busan tersebut, dikutip dari laman resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag), Minggu (29/3/2026).
Pernyataan itu disampaikan Busan setelah dirinya bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Minggu, Sabtu (28/3/2926). Dari hasil pemantauan tersebut, pemerintah memastikan stok bapok secara umum masih mencukupi dengan harga yang relatif terkendali.
Busan menambahkan, Kementerian Perdagangan terus melakukan pemantauan harga secara rutin, termasuk pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Idulfitri. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di seluruh wilayah Indonesia.
“Ada sekitar 550 titik pasar yang dipantau dari 514 kabupaten dan kota. Jadi, perkembangan harga harian bisa dicek di SP2KP,” kata Busan.
Selain pemantauan, kata Busan, Kemendag juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjamin distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar, termasuk dengan BUMN pangan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Minimal 35 persen distribusi Minyakita diserahkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan seperti ID Food dan Bulog. Saat ini, distribusinya sudah lebih dari 35 persen,” ujar Busan.
Lanjut Busan, dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis stabilitas pasokan dan harga bapok dapat terus terjaga. Sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas pascalebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran akan ketersediaan pangan.


0 comments