Srikandi Merdeka Cup 2026: 10 Pemain Malaysia Taklukkan Arab Saudi 9-0

IVOOX.id – Timnas Putri U16 Malaysia yang harus bermain dengan 10 pemain berhasil menang telak 9-0 tanpa balas, saat melawan Arab Saudi pada pertandingan Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa, 18 Agustus 2026.
Mengutip Antara, 9 gol tanpa balas oleh tim Malaysia tersebut, 7 gol dicetak Lim You. Enam gol lain merupakan buah tendangan jarak jauh dan 1 tendangan penalti. Sedangkan dua gol lain dicetak Putri Mia Alysa pada menit ke-50 dan Ku Nur Qaleysha Qaisara pada menit 90+4.
Tim Malaysia asuhan Fairuz Montana tampil menekan sisi lain lapangan sejak wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai.
Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan tim tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-10, ketika pemain bernomor punggung 21 mendapat ruang tembak dari luar kotak penalti lawan, bola menghunus ke jantung pertahanan Arab Saudi tanpa bisa dihalau kiper Talia Mohammed Kutb. Skor 1-0 untuk keunggulan Malaysia.
Memasuki menit ke-20 ketika Malaysia mendapatkan tendangan bebas dari luar kotak penalti lawan, justru pemain Malaysia bernomor punggung 10, Dishanna Nagarajan Pillay, diusir wasit seusai terdapat pelanggaran dari bukti rekaman video melalui VAR (Video Assistant Referee).
Namun, Lim You membalas dengan tambahan gol ke gawang Arab Saudi setelah tendangan bebas yang mengarah ke gawang gagal dihalau sang kiper. Skor 2-0 untuk Malaysia.
Sembilan menit berselang atau pada menit ke-28, Lim You kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti menembus jala Arab Saudi untuk ketiga kalinya. Skor bertambah 3-0 demi keunggulan Negeri Jiran.
Pemain Arab Saudi bukan tanpa perlawanan, tapi upaya menembus lini pertahanan Malaysia berulang kali gagal mendapatkan hasil. Gawang Malaysia yang dijaga kiper Putri Aina Husna masih aman.
Menit ke-45, tim Tim Arab Saudi yang diasuh Aikaterini Falid mendapatkan peluang lewat pemain bernomor punggung 17, Sadeem Ghazi Alsuyahmi. Hanya saja, tendangan yang lemah mudah dihalau kiper.
Menjelang babak pertama berakhir pada menit ke-45+5, Arab Saudi kembali kebobolan melalui tendangan jarak jauh. Skor 4-0 dipetik Putri Mia Alysa untuk memperkuat skor kedudukan Malaysia sampai wasit pertandingan, Ilham Arrahman Putra, meniup penutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Tim Arab Saudi yang diasuh Aikaterini Falid belum juga mampu keluar dari tekanan menghadapi 10 pemain Malaysia.
Arab Saudi memiliki dua peluang emas pada babak kedua, pengujung pertandingan. Tapi, tidak satu pun bisa dikonversi menjadi gol meskipun sudah melakukan pergantian pemain, termasuk kiper.
Selebihnya, Arab Saudi harus menghadapi gempuran lawan secara bertubi-tubi. Malaysia yang hanya membutuhkan selisih gol untuk lolos ke babak semifinal menambah lima gol ke gawang Arab Saudi pada menit ke-57, 76, 83, 86, dan 90+4.
Dari kelima gol tersebut, Lim You menambah empat gol melalui tendangan jarak jauh maupun titik penalti. Sedangkan pada menit akhir, Ku Nur Qaleysha menyumbang satu gol menjadi 9 gol di kubu Malaysia.
Dengan kemenangan pada laga terakhir babak penyisihan Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026, Malaysia mendapatkan poin empat dan menempati posisi ketiga.
Posisi teratas masih ditempati Garuda Pertiwi dengan enam poin, sedangkan posisi kedua Hongkong dengan empat poin, dan Arab Saudi berada di posisi empat tanpa poin.
Hasil akhir sekaligus untuk mengetahui posisi teratas dan posisi kedua untuk mendapatkan tiket semifinal, menunggu laga yang mempertemukan Garuda Pertiwi melawan Hongkong pada Selasa, 18 Agustus 2026, malam.
Pelatih Malaysia Fairuz Montana mengakui pesta gol ke gawang Timnas Arab Saudi menjadi wujud dominasi tim Harimau Malaya demi menembus semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026.
"Target kami 10 gol, tetapi yang terealisasi sembilan. Tetap harus disyukuri," ujar Fairuz seusai laga Timnas Putri U16 Malaysia melawan Arab Saudi di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (18/8/2026), dikutip dari Antara.
Fairuz mengaku sangat puas dengan perjuangan anak asuhnya yang dinilai mampu tampil penuh energi hingga pertandingan berakhir. Mereka bahkan harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
"Syukur kepada Allah walaupun kami bermain dengan 10 orang. Saya berterima kasih kepada semua pemain yang memberikan lebih dari 100 persen, bahkan 150 persen pada hari ini," ujarnya.
Fairuz mengatakan, torehan sembilan gol tersebut sebenarnya belum memenuhi target yang ditetapkan sebelum pertandingan. Malaysia menargetkan mampu mencetak hingga 10 gol untuk memaksimalkan peluang mereka dalam turnamen.
Meski demikian, kondisi bermain dengan 10 pemain tidak menyurutkan semangat para pemain Malaysia. Mereka tetap tampil agresif dan berusaha mencetak gol hingga pertandingan berakhir.
Menurut Fairuz, kemenangan besar tersebut juga tidak lepas dari persiapan tim dalam mempelajari gaya permainan Arab Saudi.
Dia mengaku telah mengingatkan para pemain agar tidak menganggap remeh lawan, meskipun Arab Saudi sebelumnya mengalami kekalahan dengan skor besar.
Fairuz berharap Malaysia dapat mengamankan tiket ke semifinal. Bahkan, berharap Timnas Putri U16 Indonesia atau Garuda Pertiwi meraih kemenangan dalam laga berikutnya sehingga turut membuka peluang Malaysia untuk melaju ke babak empat besar.
"Insya-Allah kalau rezeki tidak ke mana, kami akan ke semifinal. Harap-harap malam ini Garuda Pertiwi menang. Yang penting doakan kami semoga kami layak ke semifinal," ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Arab Saudi Aikaterini Falid mengakui timnya masih tertinggal dari peserta lain dalam aspek fisik setelah mengikuti turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Menurut Alkaterini turnamen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pemain Arab Saudi untuk mendapatkan jam terbang menghadapi pertandingan dengan tingkat persaingan yang tinggi.
Alkaterini menilai pembenahan paling mendesak berada pada aspek fisik. Karena kemampuan fisik pemain Arab Saudi masih belum berada pada level yang sama dengan tim-tim peserta lainnya.
"Kami harus mengembangkan pemain tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga secara teknis dan taktis. Itu berarti kami harus bekerja lebih keras sebagai tim nasional, sekaligus memberikan panduan kepada klub atau sekolah agar ada keselarasan dalam pengembangan pemain," kata Aikaterini dikutip dari Antara.
Alkaterini menyebut hasil di Srikandi Merdeka Cup menjadi gambaran mengenai posisi tim Arab Saudi saat ini. Ia menyadari masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi tetap optimistis dengan perkembangan tim ke depan.


0 comments