Satoru Mochizuki Sebut Gelar Juara AFF Women's Cup 2026 Berkat Kerja Keras Tim | IVoox Indonesia

July 26, 2026

Satoru Mochizuki Sebut Gelar Juara AFF Women's Cup 2026 Berkat Kerja Keras Tim

Para pemain timnas putri Indonesia
Para pemain timnas putri Indonesia berselebrasi setelah menang di final AFF Women's Cup 2026 melawan Laos di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Rabu (22/7/2026). Indonesia kembali menjadi juara pada turnamen ini setelah menang dengan skor telak 5-0. (ANTARA/HO-PSSI)

IVOOX.id – Pelatih timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki menyebut kerja keras tim menjadi faktor utama keberhasilan menjuarai AFF Women's Cup (Piala AFF Putri) 2026. Garuda Pertiwi menjuarai Piala AFF Putri 2026 setelah mengalahkan tim nasional putri Laos dengan skor telak 5-0 di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Rabu, 22 Juli 2026.

"Sangat senang kali ini kami bisa juara. Kami bisa juara karena kerja keras para pemain dan bantuan tim ofisial. Saya ingin mengucapkan selamat dan terima kasih kepada mereka semua," kata Mochizuki pada Tim Media PSSI, Kamis (24/7/2026), dikutip dari Antara.

Dalam laga final tersebut, skuad asuhan pelatih Satoru Mochizuki tampil dominan sejak menit awal. Garuda Pertiwi membuka keunggulan pada menit ke-33 lewat aksi Sydney Hopper yang memanfaatkan kemelut dari sepak pojok.

Memasuki babak kedua, dominasi Indonesia semakin tak terbendung. Isabelle Nottet menggandakan keunggulan pada menit ke-48 melalui aksi individu impresif.

Pesta gol berlanjut lewat tembakan Estella Loupatty (55'), lalu sepakan Felicia de Zeeuw (67'), dan ditutup dengan manis oleh Emily Nahon pada menit ke-83.

"Jadi melalui turnamen kali ini, saya rasa pemain dan juga pelatih ikut berkembang bersama-sama," tambah pelatih asal Jepang itu.

Sementara, Sheva Imut sebagai perwakilan pemain mengatakan bersyukur timnya kembali menjadi juara. Kebahagiaan dalam turnamen itu semakin lengkap setelah dia mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik.

"Pasti bangga, senang, sedih, terharu, campur aduk semuanya. Bersyukur juga karena kami mendapatkan kesempatan buat pertahankan juara," kata Sheva, dikutip dari Antara.

Gelar juara itu adalah gelar kedua Indonesia dalam AFF Women's Cup, setelah gelar serupa pada edisi 2024, lewat kemenangan 3-1 atas Kamboja.

Selain mempertahankan gelar juara, prestasi itu juga membuat Indonesia berpartisipasi pada ajang ASEAN Women’s Championship 2027, sebuah kejuaraan sepak bola putri yang diikuti tim-tim terbaik di Asia Tenggara.

Pada tahun lalu, Indonesia tidak bisa berbuat banyak. Mereka menempati posisi juru kunci Grup A setelah tidak mampu bersaing dengan dua kekuatan besar sepak bola putri Vietnam dan Thailand.

"Kami tidak ingin merasa puas sampai di sini saja. Kami ingin bersiap lebih baik menghadapi ASEAN Women's Championship 2027," kata Mochizuki.

Terpisah, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyebut sepak bola putri Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik setelah baru saja menjuarai AFF Women's Cup 2026.

"Selamat kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Putri Indonesia atas pencapaian luar biasa ini. Keberhasilan mempertahankan gelar juara membuktikan bahwa sepak bola putri Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik,” kata Erick dalam keterangan resminya, Kamis (24/7/2026), dikutip dari Antara.

“Ini buah dari kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh anggota tim sepanjang turnamen," tambah dia.

Gelar juara Indonesia semakin lengkap setelah dua pemain mereka mendapatkan penghargaan individual, di mana Sheva Imut sebagai pemain terbaik dan Laila Masykuroh sebagai kiper terbaik.

Selain mempertahankan gelar juara ini, prestasi ini juga membuat Indonesia kembali berpartisipasi pada ajang ASEAN Women’s Championship 2027, sebuah kejuaraan sepak bola putri yang dihuni tim-tim terbaik di Asia Tenggara.

Bagi PSSI, gelar back-to-back ini membuktikan fondasi pembinaan sepak bola putri Indonesia semakin kokoh, tidak hanya untuk mendominasi Asia Tenggara, tetapi juga sebagai modal penting menatap level Asia.

"PSSI terus berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem sepak bola putri melalui peningkatan kualitas pemain, pengembangan pelatih, serta kesempatan bertanding di level internasional agar prestasi Garuda Pertiwi terus berlanjut," tutup Erick.

0 comments

    Leave a Reply