Satgas Pangan Polri Bakal Tindak Tegas Oknum Penimbun Beras

IVOOX.id - Kasatgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindak tegas oknum yang kedapatan melakukan penimbunan beras dimanapun.
"Apabila ditemukan adanya perbuatan penimbunan beras tentunya Satgas Pangan Polri akan menindak tegas dengan menerapkan aturan perundang-undangan yang berlaku, diantaranya undang-undang Pangan, undang-undang Perdagangan, undang-undang Perindustrian dan peraturan lain yang terkait," kata Whisnu saat dihubungi awak media pada Jumat (23/2/2024).
Kendati begitu dia memastikan hingga saat ini belum ditemukan oknum yang terindikasi melakukan kecurangan seperti menimbun stok beras dan mempengaruhi harga beras semakin tinggi.
"Hingga saat ini dari gudang-gudang penyimpanan beras yang kami monitor, belum ditemukan adanya penimbunan beras," kata Whisnu.
Whisnu mengatakan selain melakukan monitoring di gudang-gudang penyimpanan beras, Satgas Pangan Polri juga melakukan pemantauan di daerah sentra produksi padi. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada hal yang mengganggu terhadap elemen-elemen produksi beras dan hambatan pendistribusian.
“Proses ini terus dimonitor oleh Satgas Pangan Polri,” ungkapnya.
Adapun harga beras medium produksi lokal di Pasar Induk Beras Cipinang per Rabu (21/2/2024), dipatok di Rp14.000-Rp15.200 per kg. Sementara beras premium di kisaran Rp16.500-Rp17.000 per kg. Artinya, harga beras medium dan premium lokal saat ini sudah jauh melampaui HET.

0 comments