Rosan: Investasi Kuartal II 2026 Tembus Rp511,8 Triliun, Serap Lebih dari 742 Ribu Tenaga Kerja | IVoox Indonesia

July 25, 2026

Rosan: Investasi Kuartal II 2026 Tembus Rp511,8 Triliun, Serap Lebih dari 742 Ribu Tenaga Kerja

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani dalam konferensi pers di Istana Negara, Kamis (16/7/2026). IVOOX.ID/ Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden

IVOOX.id – Pemerintah mencatat realisasi investasi pada kuartal II 2026 mencapai Rp511,8 triliun. Capaian tersebut meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya dan menunjukkan arus investasi ke Indonesia masih tumbuh di tengah tantangan ekonomi global.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan realisasi investasi pada periode April–Juni 2026 telah mencapai sekitar seperempat dari target investasi nasional tahun ini yang dipatok sebesar Rp2.041,3 triliun.

"Penyerapan tenaga kerjanya sebesar 742.293 orang, atau peningkatan 5,1% year on year," ujar Rosan dikutip dari kanal youtube Sekretariat negara dalam konferensi pers di Istana Negara, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan data pemerintah, nilai investasi pada kuartal II meningkat 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jika dibandingkan dengan kuartal I 2026, realisasi investasi juga mengalami kenaikan dari Rp498,8 triliun menjadi Rp511,8 triliun.

Meski masih mencatat pertumbuhan, laju peningkatan investasi pada kuartal II tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pemerintah menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari dinamika ekonomi global yang masih dipengaruhi ketidakpastian geopolitik serta perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

Dari sisi komposisi investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih memberikan kontribusi yang relatif berimbang. PMA tercatat sebesar Rp257,7 triliun atau sekitar 50,4 persen dari total investasi, sedangkan PMDN mencapai Rp254,1 triliun atau berkontribusi sekitar 49,6 persen.

Selain mencatat peningkatan nilai investasi, pemerintah juga menyoroti dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja. Lebih dari 742 ribu tenaga kerja terserap melalui berbagai proyek investasi yang direalisasikan sepanjang kuartal II 2026.

Sebelumnya, realisasi investasi pada kuartal I 2026 mencapai Rp498,8 triliun atau sekitar 24,4 persen dari target investasi nasional sepanjang tahun. Dengan tambahan investasi pada kuartal II, capaian kumulatif investasi pada semester pertama 2026 telah mencapai lebih dari Rp1.010 triliun atau sekitar 49,5 persen dari target tahunan.

Pemerintah optimistis tren investasi masih dapat dipertahankan hingga akhir tahun melalui percepatan proyek strategis nasional, penguatan program hilirisasi, serta upaya menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Berbagai kebijakan penyederhanaan perizinan dan peningkatan kepastian hukum juga terus dilakukan untuk menjaga minat investor domestik maupun asing.

0 comments

    Leave a Reply