Rizky Ridho Minta Maaf Persija Gagal Juara Super League

IVOOX.id – Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho Ramadhani meminta maaf setelah timnya dipastikan gagal menjuarai BRI Super League 2025/2026 meski kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia itu masih menyisakan dua pertandingan lagi.
"Musim ini masih menyisakan dua laga sisa, tetapi posisi Persija sudah bisa dipastikan berada di posisi ketiga. Posisi di akhir klasemen yang jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan. Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, The Jakmania," kata Ridho akun resmi Instagram pribadinya, Selasa (12/5/2026),dikutip dari Antara.
Peluang Macan Kemayoran meraih gelar juara tertutup setelah kalah melawan Persib Bandung
dengan skor 1-2 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 10 Mei 2026.
Lebih lanjut, Ridho memastikan timnya akan menyelesaikan musim ini dengan sebaik-baiknya, yaitu dengan mendapatkan enam poin pada dua laga terakhir laga melawan Persik Kediri, Sabtu, 16 Mei 2026, dan Semen Padang, Sabtu, 23 Mei 2026.
Tambahan enam poin akan membuat tim berjuluk Macan Kemayoran finis di posisi ketiga dengan 71 poin.
"Akhir kata, kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik, setelah itu evaluasi dan pembenahan seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk membuat hasil yang lebih baik lagi untuk Persija," kata Ridho.
Ia mengatakan, musim ini berjalan tidak mudah untuk Persija yang menargetkan juara. Pasukan asuhan pelatih Mauricio Souza sempat tampil apik di awal musim, tetapi menurun ketika memasuki tahun 2026.
Pada 2026, dari 17 pertandingan, Persija gagal meraih kemenangan sebanyak tujuh kali, yang terdiri dari empat kekalahan dan tiga kali seri.
Sepanjang periode itu, mereka juga sempat tanpa kemenangan pada tiga laga beruntun, yaitu ketika ditahan imbang Borneo FC dan Dewa United di kandang sendiri, juga saat dikalahkan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Hasil-hasil negatif di 2026 ini membuat mereka gagal bersaing dengan Persib dan Borneo FC, yang saat ini bertarung ketat merebutkan juara setelah kedua tim sama-sama memiliki 75 poin di posisi pertama dan kedua.
"Yang terpenting kita harus mengambil suatu pelajaran dari setiap kesalahan yang dibuat," kata bek tengah berusia 24 tahun itu.


0 comments