Realisasi PNBP Sektor ESDM 2025 Tembus Rp138,37 Triliun | IVoox Indonesia

January 21, 2026

Realisasi PNBP Sektor ESDM 2025 Tembus Rp138,37 Triliun

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

IVOOX.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor energi mencapai Rp138,37 triliun pada 2025. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, nilai PNBP tersebut melampaui target awal yang ditetapkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2025 sebesar Rp127,44 triliun.

"Pencapaian target dari PNBP yang tercatat di Kementerian ESDM itu mencapai 108,56 persen, melampaui target," ujar Bahlil dalam konferensi pers, Kamis (8/1/2026).

Menurut Bahlil keberhasilan melampaui target ini didorong oleh kontribusi signifikan dari beberapa subsektor, yang terbesar berasal dari PNBP sektor Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batubara (Minerba) yang mencapai 104,38 persen dari target, SDA Panas Bumi sebesar 103,4 persen, serta sektor lainnya yang melonjak hingga 311,05 persen. 

Bahlil memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai Kementerian ESDM terkait atas capaian ini, mengingat kondisi harga batu bara dan beberapa komoditas lainnya yang kurang bergairah sepanjang tahun lalu.

Terkait sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas), realisasi PNBP SDA Migas yang dicatatkan melalui Kementerian Keuangan mencapai Rp105,04 triliun atau sebesar 83,7 persen dari target Rp125,46 triliun. 

Bahlil menjelaskan bahwa tidak tercapainya target PNBP subsektor migas, karena disebabkan oleh faktor harga minyak mentah (ICP) yang jauh di bawah asumsi makro yang ditetapkan pada tahun 2025.

"Saya harus menyampaikan bahwa di dalam asumsi makro APBN kita, harga ICP itu USD82 per barel. Namun kenyataannya rata-rata sejak dari Januari sampai 31 Desember rata-rata harga minyak dunia itu USD68 per barel," katanya.

Meskipun persentasenya belum mencapai target, Bahlil mengatakan bahwa kinerja sektor migas menunjukkan tren positif di mana lifting minyak bumi nasional rata-rata tahun 2025 mencapai 605,3 MBOPD atau 100,05 persen dari target APBN. Capaian lifting ini menjadi catatan bersejarah karena merupakan capaian pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir yang mencapai target APBN. 

0 comments

    Leave a Reply