Realisasi Kampung Nelayan Merah Putih Tertinggal, Baru 19 Lokasi Siap Operasi hingga Januari 2026 | IVoox Indonesia

February 3, 2026

Realisasi Kampung Nelayan Merah Putih Tertinggal, Baru 19 Lokasi Siap Operasi hingga Januari 2026

Realisasi Kampung Nelayan Merah Putih
Realisasi Kampung Nelayan Merah Putih Tertinggal, Baru 19 Lokasi Siap Operasi hingga Januari 2026 dalam konferensi pers di kantor KKP pada Rabu (28/1/2026). IVOOX.ID/Fahrurrazi Assyar

IVOOX.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat realisasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) masih tertinggal dari target awal. Hingga akhir Januari 2026, dari total 35 lokasi yang direncanakan, baru 19 titik yang telah rampung 100 persen dan dinyatakan siap beroperasi.

Staf Khusus Menteri KKP Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto, mengatakan lokasi-lokasi yang telah selesai tersebut bahkan sudah mulai menjalankan aktivitas ekonomi, termasuk ekspor hasil perikanan. Menurutnya, sebagian besar kegiatan ekspor berasal dari kawasan Indonesia Timur yang memang memiliki potensi perikanan tangkap cukup besar.

“Yang sudah 100% ada 19 titik dan sudah siap operasi. Bahkan sudah ada yang ekspor,” ujar Doni saat ditemui di Media Center KKP, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Sementara itu, sebanyak 16 lokasi KNMP lainnya masih dalam tahap penyelesaian. KKP mencatat progres pembangunan di titik-titik tersebut rata-rata telah mencapai sekitar 80 persen. Pemerintah menargetkan seluruh lokasi yang belum rampung dapat mulai beroperasi pada Februari 2026.

Doni menjelaskan, keterlambatan penyelesaian pembangunan KNMP dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya adalah kondisi cuaca yang tidak menentu serta kendala akses logistik ke wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil. Faktor geografis tersebut dinilai cukup memengaruhi kecepatan distribusi material dan penyelesaian infrastruktur pendukung.

KNMP sendiri merupakan pengembangan dari berbagai program kampung nelayan yang telah dijalankan sebelumnya. Program ini diklaim sebagai versi “paket lengkap” karena mengintegrasikan berbagai aspek, mulai dari perikanan tangkap, fasilitas rantai dingin, hingga skema offtaker dan akses ekspor bagi nelayan. Dengan konsep tersebut, KNMP diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat nilai tambah dan kesejahteraan nelayan.

Meski demikian, KKP belum memaparkan secara rinci besaran anggaran yang digunakan dalam pembangunan KNMP, termasuk alokasi untuk pemulihan sektor perikanan di wilayah-wilayah yang terdampak bencana, seperti Aceh dan Sumatera Barat. Hal ini masih menjadi perhatian sejumlah pihak mengingat KNMP juga diharapkan berperan dalam pemulihan ekonomi pesisir.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekosistem pangan nasional di sektor kelautan dan perikanan. Presiden menargetkan pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih dapat rampung sepanjang 2026.

“Tahun 2026 ini, kita targetkan 1.100 desa nelayan. Tahun-tahun depan mungkin lebih banyak lagi,” kata Prabowo saat menghadiri panen raya dan pengumuman swasembada beras di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

0 comments

    Leave a Reply