PSIM Hentikan Tren Kemenangan Persija dengan Hasil Imbang 1-1

IVOOX.id – Persija Jakarta gagal melanjutkan tren kemenangan dalam dua laga sebelumnya setelah ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026, Rabu, 23 April 2026.
Mengutip Antara, PSIM yang berpindah kandang dari Stadion Sultan Agung Bantul ke Stadion Kapten I Wayan Dipta dan menjalani laga kandang tanpa penonton, berhasil unggul cepat melalui gol Ezequiel Vidal pada menit ke-4.
Berawal dari aksi Deri Corfe di sisi kiri penyerangan, pemain asal Inggris itu memberikan bola kepada Savio Sheva di area tengah depan kotak penalti. Sheva menerima bola dengan baik dan sentuhan keduanya langsung diberikan kepada Vidal yang siap menembak di sisi kanan.
Dengan tendangan kaki kiri mendatar, Vidal memperdaya kiper Persija Eduardo. PSIM memimpin lebih dulu atas Persija dengan skor 1-0.
Gol itu membuat Macan Kemayoran tersentak. Mereka perlahan mulai mengendalikan permainan, hingga datanglah momen krusial pada menit ke-18 saat Allano Lima dilanggar oleh Donny Warmerdam di kotak penalti.
Wasit yang memimpin pertandingan menunjuk titik putih dan Allano yang maju sebagai algojo menaklukkan kiper PSIM Cahya Supriadi yang sebenarnya sudah membaca arah tembakannya. Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah menyamakan kedudukan, Persija banyak menciptakan peluang, dengan tendangan Rayhan Hannan yang membentur mistar gawang dan tendangan Allano di mulut gawang yang masih lemah pada menit ke-23 dan ke-25.
Pada menit ke-34, Maxwell memenangkan duel dengan bek PSIM, namun tandukannya dari umpan Bruno Tubarao masih melambung.
Pada menit ke-42, Persija memiliki peluang emas untuk berbalik unggul setelah mereka mendapatkan penalti kedua, masih karena Allano dilanggar, namun kali ini yang melakukan pelanggaran adalah Yusaku Yamadera.
Di penalti kedua ini, Maxwell yang menjadi eksekutor sayangnya gagal menuntaskan tugasnya dengan baik. Tendangan pemain asal Brasil itu ditebak oleh Cahya dan skor babak pertama pun berakhir 1-1.
Pada babak kedua, Maxwell yang kurang optimal di laga ini ditarik keluar untuk digantikan Gustavo Almeida pada menit ke-68. Tak hanya Gustavo, pada waktu yang sama Mauricio Souza juga memasukkan Alaeddine Ajaraie untuk menggatikan Eksel Runtukahu.
Sekitar delapan menit kemudian, Fajar Fathurrahman dan Jean Mota dimasukkan untuk menggantikan Rayhan Hannan dan Tubarao.
Masuknya pemain-pemain ini membuat Persija mengambil risiko, dengan bermain lebih menyerang. Persija pun mengurung pertahanan PSIM, namun kurangnya kreativitas karena terlalu banyak melakukan umpan-umpan crossing membuat serangan mereka terbaca oleh barisan pertahanan Laskar Mataram.
Pada menit ke-90+8, peluang terakhir didapatkan oleh Gustavo yang menanduk bola hasil umpan crossing Fajar. Sayangnya, karena sundulannya masih lemah, bola dengan mudah diamankan oleh Cahya.
Skor pun berakhir imbang 1-1. Hasil sama kuat ini sama-sama merugikan kedua tim, dimana Persija tak mampu memanfaatkan kelengahan pemuncak klasemen Persib Bandung yang kehilangan poin penuh di kandang Dewa United Banten FC pada laga terakhirnya, sementara PSIM masih gagal meraih kemenangan dalam enam laga terakhirnya.
Tambahan satu poin ini membuat Persija mengoleksi 59 poin di posisi ketiga, sementara PSIM naik satu ke peringkat sembilan dengan 39 poin.
Kedua tim akan memainkan laga pekan ke-30 pada pekan depan, dimana Persija menjamu Persis Solo pada Senin, 27 April 2026, pukul 19.00 WIB, sementara PSIM menjamu Persita Tangerang pada Kamis, 30 April 2026, pukul 15.30 WIB.


0 comments