Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional pada 10 Tokoh, dari Gusdur, Soeharto, hingga Marsinah | IVoox Indonesia

January 20, 2026

Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional pada 10 Tokoh, dari Gusdur, Soeharto, hingga Marsinah

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional 2025 di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). ANTARA/Andi Firdaus

IVOOX.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh yang dinilai berjasa besar bagi bangsa dan negara.

Upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional berlangsung di Istana Jakarta, Senin, 10 November 2025, diawali dengan prosesi mengheningkan cipta untuk arwah para pahlawan yang dipimpin langsung Presiden.

Penganugerahan Pahlawan Nasional ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan negara atas kontribusi para tokoh dalam bidang kepemimpinan, demokrasi, HAM, dan keberpihakan kepada rakyat.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116.TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ditetapkan di Jakarta 6 November 2025.

Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming beserta jajaran anggota Kabinet Merah Putih beserta perwakilan keluarga Pahlawan Nasional yang namanya diumumkan hari ini.

Upacara diakhiri dengan penyerahan plakat dan dokumen gelar kepada keluarga ahli waris. Pemerintah berharap penganugerahan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

Pengumuman ini merupakan yang terbaru setelah penetapan pahlawan nasional pada 8 November 2023 oleh Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.

Dalam upacara tersebut, pemerintah menetapkan sepuluh tokoh sebagai Pahlawan Nasional, yakni:

1. K.H. Abdurachman Wahid (Gus Dur), Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam, Jawa Timur.

2. Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto, Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik – Jawa Tengah.

3. Marsinah, Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan, Jawa Timur.

4. Mochtar Kusumaatmaja, Bidang Perjuangan Hukum dan Politik, Jawa Barat.

5. Hj. Rahma El Yunusiyyah, Bidang Perjuangan Pendidikan Islam, Sumatera Barat.

6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Bidang Perjuangan Bersenjata, Jawa Tengah.

7. Sultan Muhammad Salahuddin, Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi, Nusa Tenggara Barat.

8. Syaikhona Muhammad Kholil, Bidang Perjuangan Pendidikan Islam, Jawa Timur.

9. Tuan Rondahaim Saragih, Bidang Perjuangan Bersenjata, Sumatera Utara.

10. Zainal Abidin Syah, Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi, Maluku Utara.

0 comments

    Leave a Reply