Prabowo Tegaskan Akan Tindak Korporasi Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

IVOOX.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan penindakan pasti akan dilakukan terhadap korporasi atau perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran hutan ataupun lahan.
"Iya, harus kita tindak. Kalau benar-benar terbukti, ya kita tindak. Kita akan tindak sesuai dengan hukum," katanya dengan tegas di Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026) malam, seusai memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dikutip dari Antara.
Lebih lanjut Presiden menyampaikan optimismenya terhadap kinerja seluruh jajaran di lapangan, baik di tingkat pusat hingga daerah yang saling berkolaborasi, serta berkelanjutan melakukan penanganan karhutla.
"Jadi saya berharap kita bisa segera kendalikan dan kita lihat tahun-tahun yang dulu sangat parah, kita mampu atasi. Jadi saya percaya ini segera bisa kita atasi," katanya.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan ada empat korporasi di Kalimantan Barat saat ini tengah dalam proses penyelidikan terkait dugaan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya karhutla.
"Yang tadi dilaporkan ada empat korporasi yang sedang dalam proses penyelidikan," ujar Prasetyo kepada pewarta, dikutip dari Antara.
Prasetyo menekankan pemerintah tidak akan ragu menindak korporasi yang terbukti melakukan pelanggaran terkait karhutla di Kalimantan termasuk dengan mencabut izin perusahaan.
Ia mengatakan pemerintah akan menunggu hasil penyelidikan untuk menentukan langkah hukum terhadap korporasi yang diduga terlibat dalam karhutla.
Sanksi terhadap korporasi dapat diberikan apabila ditemukan adanya pelanggaran. Bahkan, pemerintah membuka kemungkinan mencabut izin perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan.
Janjikan Hentikan Perluasan dan Penambahan Titik Api di Kalimantan
Presiden Prabowo Subianto berjanji jajarannya di pemerintahan berupaya menyetop perluasan dan penambahan titik-titik api baru di area yang saat ini mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya di Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Oleh karena itu, Presiden menyampaikan pemerintah berupaya memenuhi seluruh kebutuhan para pekerja di lapangan, termasuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ataupun dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan.
"Saya sudah lihat situasi, kita ikuti terus. Kita ambil langkah-langkah ya, mitigasi. Yang penting kita segera hentikan perluasan, penambahan titik api. Alhamdulilah ini berjalan terus. Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, kita berusaha penuhi. Tiap hari kita tambahkan helikopter-helikopter, alat-alat, mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhi," kata Prabowo, Sabtu (22/8/2026), dikutip dari Antara.
"Saya berharap kita segera bisa kendalikan," sambung Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden yakin pemerintah dapat menanggulangi karhutla yang terjadi saat ini, mengingat Indonesia pernah menangani kebakaran hutan dan lahan dengan intensitas yang lebih parah.
"Kalau kita lihat sejarah, beberapa tahun yang dulu, sangat lebih parah kita mampu atasi. Jadi, saya percaya ini segera kita atasi," ujar Presiden.
Palangka Raya merupakan tujuan kedua Presiden Prabowo dalam rangkaian kunjungan kerjanya mengecek langsung penanganan karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Sabtu. Dalam rangkaian kunkernya itu, Presiden Prabowo juga memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di dua tempat terpisah, yaitu pertama di Pontianak, Kalbar, dan kedua di Palangka Raya, Kalteng.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang mendampingi Presiden dan mengikuti dua rapat koordinasi tersebut, menjelaskan Presiden Prabowo telah menerima laporan dari berbagai lembaga mengenai penanganan karhutla.
“Beberapa hal juga langsung diputuskan oleh Bapak Presiden, penambahan-penambahan peralatan, mulai dari helikopter untuk water-bombing, kemudian pompa air, kemudian di sini tadi juga membutuhkan pompa untuk sumur bor, kemudian juga penambahan personel,” kata Prasetyo Hadi.
Tidak hanya memimpin rapat koordinasi, Presiden Prabowo juga turun langsung mengecek daerah-daerah terdampak karhutla, salah satunya di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.


0 comments