Prabowo Lantik Nanik Deyang, Agustina, dan Trenggono jadi Pimpinan BGN, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan | IVoox Indonesia

June 9, 2026

Prabowo Lantik Nanik Deyang, Agustina, dan Trenggono jadi Pimpinan BGN, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan

Prosesi pelantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
Prosesi pelantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn) Trenggono sebagai wakil Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).(ANTARA/Fathur Rochman

IVOOX.id – Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN, dalam upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026. Di kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan.

Pelantikan pimpinan BGN tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Nanik resmi menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN. Sementara itu, Agustina Arumsari dan Trenggono menggantikan Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN.

Dalam acara yang berlangsung pukul 16.30 WIB itu, Presiden Prabowo memimpin langsung prosesi pelantikan. Adapun Nanik, Agustina, dan Trenggono berdiri di hadapan Presiden dengan didampingi rohaniwan.

"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo yang diikuti ketiganya, dikutip dari Antara.

Selepas pengambilan sumpah, Nanik lalu menandatangani berita acara pelantikan yang disaksikan Presiden Prabowo. Presiden Prabowo turut menandatangani berita acara tersebut.

Selain itu, Prabowo turut melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Said Iqbal sendiri merupakan salah satu tokoh pergerakan buruh lewat KSPI sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR lewat Partai Keadilan Sejahtera pada Pemilu 2009. Dia kemudian terpilih menjadi Presiden Partai Buruh pada 2021.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelum pelantikan tersebut Trenggono mengaku telah mengajukan pensiun dini dari TNI setelah diangkat sebagai Wakil Kepala BGN.

"Sudah (menyampaikan pensiun dini dari TNI)," kata Trenggono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026), dikutip dari Antara.

Trenggono mengatakan keputusan untuk mengakhiri dinas militernya itu telah disampaikan sejak dirinya diumumkan sebagai Wakil Kepala BGN.

"Sudah (mundur), semenjak diumumkan (jadi Kepala BGN)," ujarnya.

Ia juga menegaskan pengajuan pensiun dini tersebut dilakukan atas kesediaannya sendiri, bukan karena perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Tidak (diminta Presiden). Jadi, saya pensiun dini. Kesediaan saya," katanya.

Trenggono lahir pada 21 November 1969 dan menempuh pendidikan di Akademi Militer dengan cabang Infanteri atau Kopassus, dan lulus pada 1993.

Dia sempat menjabat Direktur Umum Akademi Militer pada 2023–2024 sebelum berpindah tugas ke Lembaga Pengembangan dan Penelitian Angkatan Darat (Seskoad) di Jakarta.

Di Jakarta, Trenggono menjabat sebagai Direktur Pengkajian dan Pengembangan Seskoad pada 2024–2025.

Sebelumnya, pada Selasa, 2 Juni 2026, Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN serta Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya dari posisi Wakil Kepala BGN.

Presiden lalu mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN, serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Nanik sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN, sedangkan Agustina sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Trenggono sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.

Pada Rabu, 3 Juni 2026,Kejaksaan Agung resmi menetapkan Dadan Hindayana Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun anggaran 2025-2026.

0 comments

    Leave a Reply