Prabowo Bertemu dengan Putin Lima Jam di Moskwa | IVoox Indonesia

April 14, 2026

Prabowo Bertemu dengan Putin Lima Jam di Moskwa

antarafoto-pertemuan-presiden-prabowo-dengan-presiden-putin-1776088707-1
Presiden Prabowo Subianto (keempat kiri) berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (keempat kanan) didampingi jajaran menteri kedua negara di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Senin (13/4/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama bilateral hingga perkembangan geopolitik global yang kian dinamis. ANTARA FOTO/HO/Bakom RI

IVOOX.id – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa, Rusia, Senin, 13 April 2026, yang berlangsung selama 5 jam.

Dalam pertemuan itu, dua pemimpin negara sepakat memperkuat kerja sama di bidang-bidang strategis, di antaranya energi dan sumber daya mineral (ESDM) dan hilirisasi.

"Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi," kata Teddy dalam keterangan resminya, Selasa (14/4/2026), dikutip dari Antara.

Selain sektor energi, Teddy melanjutkan kedua negara juga menegaskan komitmen masing-masing untuk meneruskan dan memperluas kerja sama di berbagai bidang lainnya yang diyakini memiliki dampak langsung terhadap pembangunan nasional.

"Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia," ujarnya.

Pertemuan di Istana Kremlin, Moskwa, yang berlangsung selama lima jam itu, diawali dengan pertemuan bilateral selama dua jam, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan empat mata antara kedua pemimpin selama lima jam.

Dalam pertemuan bilateral, Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Seskab Teddy.

Teddy, selepas pertemuan, kemudian menekankan Rusia memiliki posisi yang sangat strategis dalam percaturan global, sehingga kemitraan dengan Indonesia diyakini semakin relevan dan penting.

"Kita ketahui bahwa posisi Rusia sangat strategis di dunia global, selain sebagai salah satu negara pemegang hak veto PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa, red.) dan pendiri BRICS," katanya.

Tidak hanya itu, Teddy menambahkan Rusia juga merupakan salah satu kekuatan besar dunia dengan potensi sumber daya alam yang sangat besar sehingga dapat menjadi mitra penting Indonesia dalam mendorong pembangunan jangka panjang.

"Rusia merupakan salah satu kekuatan besar dunia yang mempunyai sumber daya alam terbesar di dunia," ujar Teddy.

Kemudian, Teddy menekankan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Putin menunjukkan intensitas hubungan bilateral yang semakin erat antara keduanya dalam satu tahun terakhir.

"Presiden Prabowo dan Presiden Putin tercatat terakhir kali bertemu pada bulan Desember lalu di Moskwa dan sudah lima kali bertemu di berbagai kesempatan dalam satu tahun terakhir," ujar Teddy.

0 comments

    Leave a Reply