Prabowo Beli Sapi Kurban Berbobot 1,05 Ton dari Peternak Bantul | IVoox Indonesia

May 16, 2026

Prabowo Beli Sapi Kurban Berbobot 1,05 Ton dari Peternak Bantul

Sapi dengan bobot 1,05 ton dari peternak Kabupaten Bantul
Sapi dengan bobot 1,05 ton dari peternak Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih Presiden untuk hewan kurban. ANTARA/Hery Sidik

IVOOX.id – Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi berbobot mencapai 1,05 ton dari peternak di Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah.

"Sapi hewan kurban yang dipilih Pak Prabowo ini bobotnya satu koma lima puluhan (1,050) ton, dibeli dengan harga Rp110 juta," kata Supardiono Sambodo, peternak sapi saat ditemui di kandang ternak Dusun Salakan, Bangunjiwo, Bantul, Jumat (15/5/2026), dikutip dari Antara.

Menurut dia, sapi yang dipilih orang nomor satu di Indonesia untuk disembelih pada Idul Adha 2026 tersebut jenisnya Simental, sapi yang diberi nama Sontrot oleh pemiliknya tersebut saat ini berusia sekitar tiga tahun.

"Ini kebetulan dari branding sendiri, kita pelihara sejak dari anakan sendiri, jenisnya Simental, usia sekitar tiga tahun. Kalau nama itu kita berikan karena kebetulan saya bakul ubi (penjual ubi)," katanya.

Dia mengatakan, sebelum sapi dengan berat lebih dari satu ton itu dipilih Presiden, awalnya dia mengusulkan tiga sapi untuk hewan kurban Presiden dengan rata rata berat hampir sama, namun yang lolos seleksi dari tim satu ekor sapi Simental.

"Kemarin ada dari teman yang kebetulan dia juga mantri, menawarkan kalau sapi ini diusulkan bagaimana? untuk hewan kurban Pak Prabowo. Jadi, yang dimasukkkan tiga ekor itu, dan kebetulan yang masuk satu ekor," katanya.

Dia mengatakan, sebelum diputuskan untuk dipercaya sebagai hewan kurban Presiden, tim dari kesehatan hewan pemerintah DIY dan pemerintah pusat berkunjung untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan kondisi kesehatan ternak.

"Sudah langsung otomatis dari petugas kesehatan hewan langsung ke sini, cek kesehatan, dan juga memberikan obat cacing sekalian. Jadi sudah dipastikan kesehatan, termasuk gigi poel apa belum, cacingan apa tidak," katanya.

Dia mengatakan, sapi kurban Presiden saat ini masih dipelihara di kandang sebelum diantar menjelang pelaksanaan Idul Adha, meski demikian, dia belum mengetahui sapi tersebut akan dipotong di mana, dan daging akan didistribusikan ke wilayah mana.

"Tetapi yang jelas rasanya senang banget, karena kita petani sapi ala kadarnya bisa dipercaya sama orang nomor satu di Indonesia, sebelumnya tidak nyangka, karena jelas banyak saingan dari para peternak lain," katanya.

Supardiono yang mulai beternak sapi sejak empat tahun lalu ini juga berpesan kepada peternak sapi lainnya agar tetap ikhtiar dalam memelihara ternak, dan harus menyukai hewan yang dipelihara tersebut.

"Intinya kita beternak itu bismillah, kita harus senang dengan hewan itu sendiri, kalau kita tidak senang sapi, kenapa harus merawatnya, yang penting istiqomah tetap senang sama sapi," katanya.

0 comments

    Leave a Reply