Polri Usul Tambah Anggaran Rp66,1 Triliun untuk Pagu Tahun 2027 | IVoox Indonesia

June 18, 2026

Polri Usul Tambah Anggaran Rp66,1 Triliun untuk Pagu Tahun 2027

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama jajaran saat mengikuti rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

IVOOX.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun dari pagu indikatif Polri tahun 2027 yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional sebesar Rp118 triliun.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan dukungan anggaran merupakan salah satu faktor penting dalam memenuhi alokasi kebutuhan organisasi dan sumber daya untuk mengoptimalkan pelaksanaan perencanaan dan tujuan Polri.

"Pagu indikatif Polri untuk tahun anggaran 2027 masih di bawah kebutuhan ideal anggaran yang diusulkan Polri," kata Dedi saat rapat dengan Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (17/6/2026), dikutip dari Antara.

Dia pun menjelaskan bahwa pada Februari 2026, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah berkirim surat ke pemerintah terkait kebutuhan anggaran Polri untuk 2027 sebesar Rp178,6 triliun.

Namun setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dolar AS, maka kebutuhan ideal anggaran Polri 2027 naik menjadi Rp184,1 triliun. Maka, dia mengatakan bahwa masih terdapat kekurangan sebesar Rp66,1 triliun, berdasarkan pagu indikatif 2027.

Dia menjelaskan bahwa usulan penambahan anggaran itu adalah upaya berkelanjutan untuk mengakselerasi Polri menuju institusi yang semakin profesional menuntut kita memiliki kepekaan terhadap dinamika strategis.

Menurut dia, sejumlah pertimbangan penambahan anggaran itu di antaranya mengacu pada perkembangan lingkungan strategis global, regional, nasional, termasuk teknologi informasi dan siber, hingga peningkatan kegiatan Harkamtibmas dan penegakan hukum dalam mendukung program Astacita.

Dalam usulan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun itu, menurut dia, alokasi yang paling besar adalah untuk belanja modal sebesar Rp40,6 triliun. Belanja modal itu di antaranya akan dilakukan untuk pemenuhan kendaraan listrik pelayanan masyarakat, pemenuhan kendaraan khusus Brimob.

Kemudian pembangunan Mako Polda, Polres, Polsek, Pospol di wilayah perbatasan, pembangunan rumah dinas anggota Polri, dan pemenuhan peralatan khusus Polri untuk persiapan pengamanan Pemilu 2029.

"Kiranya hasil rapat kerja ini dapat mempertimbangkan penyesuaian maupun penambahan anggaran berdasarkan usulan kebutuhan anggaran," katanya.

0 comments

    Leave a Reply